Pria yang memiliki selera humor ini menekankankan pentingnya masyarakat Kalimantan Utuara menghindari politik uang, isu SARA
TITIKNOL.ID, TANJUNG SELOR – Pemilihan kepala daerah digelar secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di antaranya Provinsi Kalimantan Utara.
Karena itu, bagi masyarakat tentukan pilihan pemimpin secara baik dan benar, tidak beradasarkan karena dorongan politik uang.
Hal ini disinggung oleh Ustaz Dasad Latif dalam ceramahnya di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu (24/8/2024).
Pria yang memiliki selera humor ini menekankankan pentingnya masyarakat Kalimantan Utuara menghindari politik uang, isu SARA, dan waspada terhadap berita tidak benar atau hoaks.
“Jangan mau terlibat politik uang, terpecah belah karena isu SARA, dan waspada terhadap berita tidak benar atau hoaks, yang biasanya terjadi menjelang Pilkada atau Pemilu. Untuk Bawaslu dan masyarakat Kaltara, sama-sama kita menjaga dan awasi agar Pilkada di Kaltara ini berjalan lancar, damai, dan sukses,” tutur Ustaz Dasad Latif.
Dalam launching Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kaltara yang dikemas dalam Bawaslu Kaltara Bersholawat itu, juga turut hadirkan Ustaz Mukhlis Latasi. Sosok Ustas Mukhlis Latasi merupakan juara lomba sholawat di Mesir pada 2021.
Selain ceramah agama dari Ustaz Dasad Latif dan lantunan sholawat dari Ustaz Mukhlis Latasi, dalam peluncuran pengawasan partisipatif tadi malam juga dilaksanakan deklarasi pengawasan partisipatif.
Acara peluncuran pengawasan partisipatif Bawaslu Kaltara tadi malam juga mengundang Forkopimda Kaltara, Bulungan, dan masyarakat Kaltara yang padati Lapangan Agatis Tanjung Selor.
Diberitakan sebelumnya, Ustaz Das’ad Latif mengajak masyarakat Kalimantan Utara menjaga pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Kaltara agar berjalan lancar, damai, dan sukses.
Ajakan itu disampaikan Ustaz Das’ad Latif, di sela ceramah agama yang disampaikannya dalam acara launching Pengawasan Partisipatif dalam Pemilihan Serentak 2024 yang digelar Bawaslu Kaltara pada Sabtu (24/8/2024) malam.
Launching pengawasan partisipatif Bawaslu Kaltara yang dikemas dalam Bawaslu Kaltara Bersholawat berlangsung di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kaltara.
Meski venue Bawaslu Bersholawat sempat diguyur hujan, nampun terlihat tak mengurangi animo masyarakat Kaltara untuk hadir dalam launching pengawasan partisipatif yang diinisiasi Bawaslu Kaltara itu.
Dalan ceramah agama yang dibawakan Ustaz Das’ad Latif, pendakwah asal Makassar, Sulawesi Selatan itu juga mengajak masyarakat Kaltara untuk bersama-sama menjaga kerukunan antar suku, dan umat beragama di Kaltara utamanya menyongsong Pilkada Serentak di Kaltara pada 27 November 2024 mendatang.
“Tidak lama lagi akan dilaksanakan Pilkada Serentak 2024, termasuk di Kaltara. Ayo sama-sama kita jaga kerukunan, kedamaian, persatuan, dan tetap jaga silaturahmi antar suku, umat beragama yang majemuk di Kaltara ini.
Jangan karena beda pilihan di Pilkada, hingga tali silaturahmi harus terputus. Hubungan baik sesama anak bangsa harus tetap sama-sama dijaga. “Menjelang dan setelah Pilkada nantinya,” kata Ustaz Das’ad Latif.
Seperti diketahui, pada Pilkada Serentak 2024, juga akan dilaksanakan Pilkada Kaltara 2024 untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara.
Selain Pilkada Kaltara, juga akan dilaksanakan Pilkada di kabupaten dan kota se-Kaltara. Yakni, Pikada Bulungan, Tana Tidung, Malinau, Nunukan, dan Kota Tarakan.
Selain mengajak masyarakat Kaltara sukseskan Pilkada Serentak 2024, Ustaz Das’ad Latif juga meminta segenap stakeholder Pemilu sama-sama menjaga netralitas dan menjunjung tinggi integritas.
“Buat KPU dan Bawaslu, ayo sama-sama bekerja dengan menjaga integritas, agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 ini berjalan sukses,” ujarnya.
Begitu juga kepada ASN, TNI-Polri, dan penyelenggara Pemilu lainnya, mari sama-sama jaga netralitas, agar kualitas pemimpin yang yang lahir dari proses demokrasi di Pilkada nantinya, benar-benar sesuai keinginan dan kehendak rakyat.
Hal ini penting, agar Pemilu kita berjalan jujur, umum, bebas, rahasia, dan adil, sesuai yang sama-sama kita cita-citakan,” tambah Da’i yang juga akademisi Unhas Makassar itu.
Menghasilkan Pemimpin yang Diidamkan
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kaltara Arif Rochman menyatakan, Bawaslu Kaltara Bersholawat merupakan satu dari banyaknya rangkaian program pengawasan jelang Pilkada yang telah dilakukan Bawaslu Kaltara.
Bawaslu Kaltara Bersholawat sebagai upaya meningkatkan partisipasi pengawasan masyarakat menuju Pilkada 2024.
Lebih lanjut, Arif Rochman juga mengatakan bahwa peluncuran pengawasan partisipatif juga menjadi salah satu bentuk ikhtiar yang terus dilakukan oleh Bawaslu bersama masyarakat Kaltara untuk sama-sama berdoa agar pelaksanaan Pilkada 2024 dapat terselenggara secara aman damai dan lancar.
“Semoga pelaksanaan Pilkada 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar serta menghasilkan pemimpin yang diidamkan oleh masyarakat untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kaltara,” katanya. (*)












