Tenggarong

Kepak Sayap Prestasi Raja Kripik Nangka Asal Kukar di Kaltim, Dimulai dari Kumpulan Ibu-ibu

374
×

Kepak Sayap Prestasi Raja Kripik Nangka Asal Kukar di Kaltim, Dimulai dari Kumpulan Ibu-ibu

Sebarkan artikel ini
SABET PENGHARGAAN - Kelompok Raja Keripik Nangka Mulia Bersama dari Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur berhasil meraih juara ke-5 dalam penilaian produk unggulan desa tahun 2024. (HO/Raja Kripik Nangka)

Kelompok Raja Keripik Nangka Mulia Bersama dari Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara

TITIKNOL.ID, TENGGARONG – Kumpulan para ibu-ibu di Desa Mulawarman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur menorehkan prestasi bagi desanya, ciamik dalam bidang kuliner. 

Komunitas tersebut terbentuk dalam wadah bernama Raja Keripik Nangka, Desa Mulawarman. Kali ini sukses sabet prestasi tingkat Provinsi Kalimantan Timur. 

Kunci sukses apa yang membuat Raja Keripik Nangka bisa melesat?  

Inilah Kelompok Raja Keripik Nangka Mulia Bersama dari Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur berhasil meraih juara ke-5 dalam penilaian produk unggulan desa tahun 2024. 

Prestasi ini diraih dalam Kegiatan Anugerah Desa Membangun 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Auditorium Big Mall Samarinda.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Mulyani, kepada Kepala Desa Mulawarman Mulyono.

Selain piagam penghargaan, kelompok ini juga mendapatkan bantuan uang pembinaan sebesar Rp26 juta.

Bagi mereka, penghargaan ini lebih dari sekadar angka, ini adalah bukti bahwa kerja keras dan semangat gotong royong bisa mengangkat desa mereka ke tingkat yang lebih tinggi. “Kerja keras kami terbayar,” ujar Mulyono, Selasa (15/10/2024) melalui press rilis.

“Selama ini, kami memulai dengan langkah-langkah kecil, tetapi berkat dukungan semua pihak kelompok ini kini dikenal di seluruh Kukar. Bahkan, keripik nangka kami sudah menjadi oleh-oleh favorit di berbagai kota di Kaltim,” sambungnya.

Kelompok Raja Keripik Nangka Mulia Bersama bukan sekadar usaha ekonomi biasa.

Di balik setiap potongan keripik yang renyah dan manis, ada cerita kebersamaan, pengorbanan, dan mimpi yang dirajut bersama. 

Para ibu yang tergabung dalam kelompok ini tidak hanya berbagi tugas dalam produksi, mereka juga berbagi harapan.

Baca Juga:   Alasan Warga Tolak Pembangunan Jalan Tol IKN Segmen Karang Joang-Kariangau Balikpapan

Harapan untuk mengubah nasib, untuk memberi lebih bagi keluarga mereka, dan untuk membuat desa mereka bangga.

Mulyono menceritakan bagaimana kelompok ini awalnya hanyalah sekelompok kecil ibu-ibu yang saling membantu memanfaatkan hasil pertanian lokal. 

“Kami mulai dari hal sederhana. Nangka, buah yang melimpah di desa kami, menjadi sumber inspirasi. Dengan sedikit modal dan banyak semangat, kami memutuskan untuk mencoba membuat keripik. Siapa sangka, produk ini kemudian digemari banyak orang,” katanya sambil tersenyum.

Kini, produk Raja Keripik Nangka bisa ditemukan di warung, toko, dan outlet di seluruh Tenggarong Seberang, hingga ke berbagai daerah di Kukar. 

Penjualan online yang dikelola oleh para anggota kelompok juga semakin memperluas jangkauan pasar. 

“Kami sangat bangga, karena tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memberikan pendapatan tambahan bagi anggota kelompok,” ungkapnya.

Kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari wajah para anggota kelompok. Bagi mereka, penghargaan ini adalah puncak dari perjuangan panjang yang dipenuhi dengan tantangan. 

Mereka tidak hanya bekerja untuk diri mereka sendiri, tetapi untuk membawa nama Desa Mulawarman lebih tinggi. 

“Ini adalah kebanggaan besar bagi kami. Kami akan terus bekerja keras, meningkatkan kualitas produk, dan berharap suatu saat keripik nangka ini bisa dikenal di seluruh Indonesia,” kata Mulyono.

Keberhasilan ini adalah bukti bahwa desa-desa kecil dengan sumber daya yang sederhana pun mampu berprestasi, asalkan ada tekad dan kerja keras. 

Desa Mulawarman kini tak hanya dikenal sebagai desa yang kaya akan potensi alam, tetapi juga sebagai rumah bagi para pahlawan keripik nangka yang telah membuktikan bahwa mimpi bisa dicapai melalui gotong royong. (*)