Penajam

Pemkab PPU Gelar Konsultasi Publik RKPD 2026, Tohar: Jadi Panduan Program Pembangunan

515
×

Pemkab PPU Gelar Konsultasi Publik RKPD 2026, Tohar: Jadi Panduan Program Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Sekda PPU Tohar memberikan arahan dalam konsultasi publik terkait penyusunan RKPD tahun 2025

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar konsultasi publik terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Lantai 3 Kantor Bupati PPU, Kamis (30/1/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, menekankan bahwa RKPD 2026 harus selaras dengan program pemerintah pusat dan provinsi, terutama delapan misi penting serta delapan quick win Presiden RI.

Forum ini menjadi wadah bagi peserta untuk menyampaikan ide dan gagasan yang dianggap penting dalam perencanaan pembangunan daerah.

Pemkab PPU membuka ruang bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan tambahan.

“Barangkali waktu yang tersedia belum cukup, kami masih membuka kesempatan untuk menyampaikan gagasan yang perlu dimasukkan dalam RKPD. Silakan sampaikan melalui Bapelitbang,” ujar Tohar.

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan hingga Februari mendatang sudah memiliki catatan kritis yang perlu dipertajam sebagai panduan dalam menjalankan program pembangunan ke depan.

“Penyusunan RKPD ini harus memperhatikan berbagai aspek, termasuk hasil evaluasi tahun-tahun sebelumnya agar pembangunan berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Terkait keterkaitan RKPD dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN), Tohar menegaskan bahwa IKN membawa dampak signifikan bagi PPU.

Oleh karena itu, rencana pembangunan daerah harus mempertimbangkan potensi dan tantangan yang muncul.

“Setelah kita tentukan aspek fundamental ruang, selanjutnya kita lihat kecenderungannya akan menjadi seperti apa. Salah satu fokus utama pemerintah adalah menyediakan kebutuhan dasar, seperti air bersih, bagi wilayah yang masih tertinggal,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil memiliki korelasi dengan hasil evaluasi tahun-tahun sebelumnya agar lebih tepat sasaran.

“Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Riko, Sepan, Pantai Lango, dan Jenebora. Harapannya, melalui program yang dijalankan pada 2025 dan berlanjut di 2026, kualitas hidup masyarakat dapat meningkat,” pungkasnya. (TN01)