TITIKNOL.ID, PENAJAM – Program Pentas Seni dan Gebyar UMKM yang digagas oleh Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun telah berjalan selama setahun dan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Kegiatan yang rutin digelar setiap Malam Minggu di Alun-alun Penyembolum PPU ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga wadah bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyosialisasikan program-program mereka.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU bertanggung jawab mengatur jalannya acara dengan penjadwalan OPD yang bergiliran setiap pekannya.
Kabid Pariwisata dan Pemasaran Disbudpar PPU, Julizhar, menyebutkan bahwa kegiatan ini mampu menggerakkan roda ekonomi lokal secara signifikan. Dalam satu malam, perputaran ekonomi yang dihasilkan bisa mencapai Rp100 juta.
“Gelaran rutin pentas seni dan gebyar UMKM ini masih berlangsung hingga saat ini. Namun, apakah skema yang sama akan diterapkan ke depannya, kita masih menunggu arahan dari bupati baru,” ujar Julizhar, Jumat (28/2/2025).
Menurutnya, kepala daerah yang baru dilantik kemungkinan memiliki gagasan baru terkait program ini, termasuk opsi untuk mengadakan pentas seni dan UMKM secara mandiri di tiap kecamatan. Meski demikian, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut.
Julizhar menambahkan bahwa perluasan program dengan melibatkan organisasi pemuda, komunitas seni, dan perusahaan swasta juga bisa menjadi alternatif untuk mengembangkan konsep kegiatan ini tanpa terlalu membebani anggaran pemerintah daerah.
“Jika ada pihak ketiga yang bisa mengelola, tentu akan sangat baik. Saat ini, kami masih menyiapkan jadwal untuk pentas seni OPD sambil menunggu arahan bupati baru,” pungkasnya.
Dengan hadirnya pemimpin daerah yang baru, masyarakat dan pelaku UMKM PPU menantikan inovasi lebih lanjut agar Pentas Seni dan Gebyar UMKM tetap berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi ekonomi daerah. (*/)












