Penajam

Krisis Air Bersih di PPU, DPRD Terima Keluhan Warga yang Tak Kunjung Teratasi

436
×

Krisis Air Bersih di PPU, DPRD Terima Keluhan Warga yang Tak Kunjung Teratasi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD PPU, Syarifuddin HR (TITIKNOL.ID/CINDY)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Keluhan minimnya pasokan air bersih terus disampaikan masyarakat kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini belum menemukan solusi konkret, sehingga warga masih kesulitan mendapatkan akses air bersih yang lancar.

Anggota DPRD PPU, Syarifuddin HR, mengatakan bahwa banyak warga di wilayah Penajam masih mengalami kendala serius terkait layanan air bersih.

Air yang mengalir dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sering kali dalam volume kecil, mengalir hanya pada waktu tertentu, bahkan kadang tidak keluar sama sekali.

“Berulang kali warga menyampaikan keluhan soal air bersih. Masalahnya masih sama dari tahun ke tahun, mereka ingin air mengalir lancar setiap kali keran dibuka, bukan setetes demi setetes,” ujar Syarifuddin, Minggu (9/3/2025).

Menurutnya, distribusi air PDAM di PPU belum optimal, sehingga banyak warga yang harus menggunakan mesin penyedot untuk mendapatkan air yang cukup.

Sayangnya, hal ini justru menambah beban biaya bagi masyarakat, tidak hanya untuk pembayaran air, tetapi juga tagihan listrik.

Lebih lanjut, Syarifuddin menyinggung program air gratis yang sempat dijanjikan kepala daerah.

Meski ia bersyukur atas adanya bantuan tersebut, faktanya masyarakat masih menghadapi kesulitan akses air bersih.

“Saya juga bingung kalau ditanya soal program air gratis itu. Tapi yang pasti, kita patut bersyukur karena ada bantuan dari pemerintah,” tambahnya.

Selain distribusi yang belum merata, kapasitas sumber air baku yang dikelola PDAM juga masih terbatas.

Dengan jumlah pelanggan yang terus bertambah, pasokan air yang tersedia menjadi semakin terbagi dan tidak mencukupi kebutuhan semua warga.

Akibatnya, banyak masyarakat yang masih mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama di daerah yang belum tersentuh jaringan PDAM.

Baca Juga:   Rencana Sekolah Rakyat di Samarinda Kaltim, Walikota Andi Harun akan Temui Presiden Prabowo

“Harapan kami, masalah ini bisa segera ditangani dengan serius oleh pihak terkait, sehingga masyarakat PPU bisa mendapatkan layanan air bersih yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya. (Advertorial/TN01)