TITIKNOL.ID, PENAJAM – Cuaca panas yang menyengat sejak awal Ramadan memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di RT 08, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (9/3/2025).
Peristiwa ini menghanguskan lahan seluas satu hektare yang didominasi semak belukar dan pepohonan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.30 WITA dari warga yang melihat api melahap lahan mereka.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD langsung menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pemadaman.
“Kami bergerak cepat bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar), menggunakan pompa punggung dan mobil tangki untuk memadamkan api,” ujar Kepala BPBD PPU, Sukadi Kuncoro, Senin (10/3/2025).
Berkat aksi sigap tim gabungan, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam.
Pemadaman dilakukan secara manual guna mencegah api meluas ke area lain.
“Selain semak belukar, sejumlah pohon di lahan tersebut juga ikut terbakar. Namun, berkat respons cepat, kebakaran dapat dikendalikan sebelum merembet lebih jauh,” jelasnya.
Setelah memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi menyebabkan kebakaran ulang, tim kembali ke pos masing-masing.
Meski api berhasil dipadamkan, BPBD tetap mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi Karhutla di tengah cuaca ekstrem ini.
“Kebakaran lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan ekonomi. Kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” tegas Sukadi.
BPBD PPU terus mengawasi potensi kebakaran dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dalam mencegah Karhutla demi menjaga kelestarian lingkungan. (TN01)












