Titiknol IKN

Lima Investor Teken Perjanjian Rp 2,42 Triliun, IKN Masuki Babak Baru Pembangunan

361
×

Lima Investor Teken Perjanjian Rp 2,42 Triliun, IKN Masuki Babak Baru Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Proyek Pembangunan IKN di Kalimantan Timur dipastikan tetap berjalan.

TITIKNOL.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat tonggak sejarah penting dalam pembangunan ibu kota baru dengan menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) bersama lima investor.

Penandatanganan perjanjian ini berlangsung di City Hall Kantor Otorita IKN, Nusantara, pada Selasa (18/3/2025).

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memimpin langsung acara yang melibatkan lima perusahaan, yaitu PT Citadel Group Indonesia, PT Berkat Kalimantan Abadi, PT Perintis Pondasi Teknotama, PT Perintis Power Investment, dan PT Sentra Unggul Nusantara.

Kesepakatan ini menandai komitmen investor swasta dalam mendukung percepatan pembangunan di IKN.

Total nilai investasi yang disepakati mencapai Rp 2,42 triliun. Basuki menegaskan bahwa perjanjian ini memberikan kepastian hukum bagi investor dalam pemanfaatan lahan di IKN.

“Jika sudah tanda tangan, Otorita IKN akan membantu pengurusan sertifikatnya agar investor bisa segera membangun,” ujar Basuki.

Kelima investor tersebut akan mengembangkan berbagai proyek strategis di IKN.

PT Citadel Group Indonesia akan membangun pusat gaya hidup, PT Berkat Kalimantan Abadi mengembangkan pusat makanan dan minuman, PT Perintis Pondasi Teknotama akan membangun perkantoran,

Showroom, dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), PT Perintis Power Investment mendirikan kawasan campuran, serta PT Sentra Unggul Nusantara yang akan membangun kawasan perniagaan.

Penandatanganan perjanjian ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya dilakukan langsung di Kantor Otorita IKN.

Hal ini bertepatan dengan mulai berpindahnya Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN dan mulai beroperasinya City Hall Otorita IKN sebagai pusat administrasi pemerintahan.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menyatakan bahwa perjanjian ini memberikan kesempatan bagi investor untuk merasakan langsung atmosfer IKN.

Baca Juga:   TERBARU Progres Terkini Pembangunan IKN Jelang Kepindahan ASN

“Investor bisa melihat langsung perkembangan di lapangan, bahkan menginap di Swissotel Nusantara yang juga hasil investasi swasta,” kata Agung.

Menurutnya, IKN tidak hanya menawarkan peluang investasi jangka panjang tetapi juga ekosistem perkotaan yang modern dan berkelanjutan.

“Semoga semakin banyak investor yang datang dan segera ikut membangun Ibu Kota Nusantara,” tambahnya.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur di IKN, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PPN No. 6/2022.

Dengan keterlibatan swasta, diharapkan pembangunan IKN bisa berjalan lebih cepat dan efisien.

Dengan adanya perjanjian ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Nusantara sebagai pusat pemerintahan dan kota modern yang berkelanjutan.

Ke depan, investasi yang masuk diharapkan semakin meningkat, mendukung visi besar menjadikan IKN sebagai model kota masa depan Indonesia. (*)