Penajam

Bupati PPU Panen Raya di Sidorejo: Dorong Kemandirian Pangan dan Jaga Lahan Pertanian

409
×

Bupati PPU Panen Raya di Sidorejo: Dorong Kemandirian Pangan dan Jaga Lahan Pertanian

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU, Kaltim Mudyat Noor ikut langsung dalam panen raya Gapoktan Sri Maju di Desa Siderejo, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Kalimantan Timur, Senin (24/3/2025)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menghadiri panen raya padi yang digelar Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sri Maju di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, Senin (24/3/2025) pagi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan swasembada pangan dan optimalisasi lahan pertanian di PPU.

Dalam panen raya tersebut, Mudyat Noor mengapresiasi produktivitas pertanian di wilayah Sidorejo yang memiliki hamparan sawah seluas 465 hektare.

Dari hasil laporan, dalam satu hektare sawah mampu menghasilkan 6 ton gabah, angka yang cukup tinggi dan menunjukkan potensi besar sektor pertanian di daerah tersebut.

“Sektor pertanian kita sangat berpotensi, tidak hanya untuk swasembada pangan tetapi juga sebagai penopang ekonomi masyarakat. Saat ini, Bulog menyerap gabah petani seharga Rp6.500 per kilogram, yang berarti satu hektare sawah bisa menghasilkan pendapatan puluhan juta rupiah bagi petani,” ujar Mudyat Noor di hadapan para petani dan penyuluh pertanian.

Meski demikian, ia mengakui tantangan utama pertanian di PPU adalah sistem tanam yang masih mengandalkan tadah hujan.

Oleh karena itu, strategi tanam yang lebih baik perlu diterapkan, meskipun hanya dilakukan dua kali dalam setahun.

Salah satu caranya adalah dengan metode pindah tanam, pemilihan bibit unggul, serta perawatan yang optimal untuk meningkatkan hasil panen.

“Kuncinya bukan hanya luas lahan, tetapi kualitas tanaman. Jika bibitnya baik, pupuknya sesuai, airnya cukup, dan metodenya benar, hasilnya pasti meningkat. Sebelumnya hanya 4 ton per hektare, sekarang sudah mencapai 6 ton,” jelasnya.

Untuk mendukung produktivitas pertanian, Bupati Mudyat Noor menegaskan komitmennya dalam menjadikan PPU sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur.

Ia meminta Dinas Pertanian, penyuluh, dan brigade pertanian lebih aktif dalam mendampingi petani agar sektor pertanian semakin maju.

Baca Juga:   Ketua DPRD PPU Minta Semua Pihak Awasi Proyek Infrastruktur dari APBD

“Petani PPU harus terus berkembang. Yang paling penting, jangan alihfungsikan lahan sawah ini untuk kepentingan lain. Jika dikelola dengan benar, nilai ekonominya sangat besar,” pesannya.

Bupati juga meminta petani lebih memperhatikan kualitas gabah yang dihasilkan agar harga jual tetap menguntungkan dan beras yang diperoleh Bulog berkualitas baik.

Kegiatan panen raya ini turut dihadiri oleh Sekda PPU Tohar, Dandim 0913 PPU Letkol Inf Arfan Affandi, Asisten I Pemkab PPU Nico Herlambang, anggota DPRD PPU, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bulog, perwakilan perbankan, penyuluh lapangan, brigade pertanian, serta para petani Desa Sidorejo.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian, acara panen raya ini juga ditandai dengan penyerahan bantuan alat panen traktor kepada 22 brigade pertanian di wilayah PPU.

Para petani kemudian bersama-sama melakukan panen menggunakan mesin pemanen traktor, menutup rangkaian acara dengan penuh semangat kebersamaan. (Advertorial/Humas13)