GosipTitiknolSeleb

Gaun Bercorak Lukisan yang Dikenakan Luna Maya saat Resepsi Pernikahan Curi Perhatian, Ternyata Punya Makna Mendalam

438
×

Gaun Bercorak Lukisan yang Dikenakan Luna Maya saat Resepsi Pernikahan Curi Perhatian, Ternyata Punya Makna Mendalam

Sebarkan artikel ini
Gaun berwarna hitam dengan corak lukisan yang dikenakan Luna Maya saat resepsi pernikahannya dengan Maxime Bouttier ini mencuri banyak perhatian. Bukan sekadar lukisan, ternyata ada makna mendalam di baliknya. (Instagram @itsmebcl)

TITIKNOL.ID – Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier tampaknya akan terus menjadi perbincangan hangat publik.

Semua hal tentang pernikahan keduanya menjadi topik menarik untuk dibahas.

Bukan hanya pesona keduanya yang membuat kagum, tapi juga gaun yang dikenakan.

Salah satunya adalah gaun berwarna hitam dengan corak lukisan yang dikenakan Luna Maya saat resepsi pernikahannya di Bali.

Bukan sekadar lukisan, ternyata ada makna mendalam di balik pembuatan gaun tersebut.

Lukisan pada gaun tersbut merupakan lukisan terakhir karya mendiang ayah Luna Maya, yakni Uut Bambang Sugeng.

Gaun itu diketahui meruakan rancangan desainer kenamaan Yefta Gunawan bersama fashion stylist Astecat dan Bimo Permadi.

“Tak henti membuat kami terpukau dengan busana pernikahannya, @lunamaya benar-benar mencuri perhatian dengan gaun penuh makna yang menampilkan lukisan terakhir karya sang ayah,” tulis akun Instagram @thebridestory, Sabtu (10/5/2025).

Keputusan Luna untuk membawa sosok sang ayah secara simbolis di hari paling bersejarah dalam hidupnya mendapat apresiasi dari berbagai pihak,

Hal itu sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap sosok yang begitu berarti dalam hidupnya.

Sebagai informasi, ayah Luna Maya bernama Uut Bambang Sugeng telah meninggal dunia pada 28 November 1995, saat Luna Maya masih berusia 12 tahun.

Ayah Luna Maya merupakan seorang seniman kelahiran Yogyakarta pada tahun 1951.

Uut Bambang Sugeng yang memiliki garis keturunan dari Cirebon dan Bojonegoro dikenal sebagai seniman multitalenta.

Ia menekuni berbagai bidang seni, termasuk musik, membatik, dan melukis.

Uut Bambang Sugeng juga aktif memproduksi batik bersama istrinya, Desa Maya Waltraud Maiyer, seorang perempuan asal Austria.(*)