Penajam

Dorong Pembentukan 54 Koperasi Desa Merah Putih di PPU, Hariyono: Kuncinya Ada di Manajemen

240
×

Dorong Pembentukan 54 Koperasi Desa Merah Putih di PPU, Hariyono: Kuncinya Ada di Manajemen

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD PPU Hariyiono mendukung program koperasi desa merah putih

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Sebanyak 54 Koperasi Desa Merah Putih akan segera terbentuk di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Meski beberapa desa dan kelurahan masih menghadapi kendala teknis, seperti belum rampungnya musyawarah desa (musdes), proses pembentukan koperasi terus digenjot.

‎Anggota DPRD PPU, Hariyono, menyampaikan bahwa selama tidak ada hambatan signifikan, koperasi desa dapat segera diwujudkan.

Dirinya mendorong agar setiap pemerintah desa dan kelurahan serius menangkap peluang besar ini demi kemajuan ekonomi lokal.

‎“Tak jadi masalah, pemerintah daerah sudah menetapkan tenggat waktu pembentukan. Ada dinas terkait juga yang mendampingi dan memberi pembinaan. Harapannya, 54 koperasi di PPU dapat segera terbentuk,” kata Hariyono, Selasa (27/5/2025).

‎Menurutnya, tantangan koperasi tidak hanya terletak pada tahap pembentukan, namun akan lebih besar saat koperasi mulai berjalan dan dikelola secara mandiri oleh pengurus di desa.

‎“Tantangan koperasi justru ada di pengelolaannya. Jika dikelola dengan manajemen yang baik dan transparan kepada anggota, pasti akan berhasil,” tegasnya.

‎Hariyono menekankan pentingnya pengurus koperasi yang kompeten, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan desa agar koperasi tidak hanya bertahan, tetapi berkembang secara berkelanjutan.

‎“Kalau yang memegang bukan orang yang punya kapasitas atau memang tidak peduli, koperasi akan bermasalah. Tapi kalau pengelolanya punya visi yang jelas, koperasi bisa jadi kekuatan besar ekonomi desa,” ungkapnya.

‎Ia juga berharap masyarakat berperan aktif tidak hanya sebagai anggota pasif, tetapi turut mengawasi dan memberi masukan dalam pengembangan koperasi desa ke depan.

‎“Partisipasi warga sangat penting. Jangan hanya ikut, tapi juga ikut mengawal keberlanjutan koperasi agar tetap sehat dan bermanfaat,” katanya.

‎Hariyono menambahkan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, komitmen pemerintah pusat untuk tetap memberikan kontribusi kepada desa patut disambut dengan keseriusan seluruh pihak di daerah.

‎“Karena pusat saja sudah bersedia memberikan kontribusi kepada pemerintah desa dan kelurahan di tengah efisiensi, saya harap ada keseriusan dalam menjalankannya,” tutupnya. (Advertorial/TN01)