TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) baru saja melaksanakan upacara peringatan yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati PPU, Senin (2/6/2025).
Sekretaris Daerah PPU, Tohar memimpin upacara tersebut menekankan pentingnya menghadirkan nilai-nilai Pancasila secara nyata dalam kehidupan berbangsa, utamanya dalam birokrasi pemerintahan.
“Pancasila tak boleh hanya sekadar slogan, tetapi perlu dihadirkan lewat tindakan nyata. Di sektor ekonomi, birokrasi, bahkan media sosial atau era digital,” ujar Tohar, ditemui usai kegiatan upacara.
Tohar menjelaskan, dalam konteks kedaerahan, implementasi Pancasila dalam tatanan birokrasi tercermin melalui sikap dan kebijakan pemimpin daerah serta tata kelola pemerintahan.
“Sila pertama yang menganut ketuhanan, alhamdulillah pimpinan kita sedikit lebih banyak religius. Bahkan pak Wakil Bupati selalu mengingatkan jajarannya bersiap 30 menit sebelum waktu sholat dimulai,” jelasnya.
Pengamalan sila kedua, lanjutnya, Pemkab PPU telah menerbitkan imbauan untuk meningkatkan kohesi sosial melalui kegiatan ibadah kurban.
“Pak Bupati sudah membagikan edaran dalam konteks membangun kohesivitas sosial lewat pendekatan ibadah kurban. Meski belum maksimal, ini merupakan langkah awal yang penting sebagai wujud kepedulian dan nilai kemanusiaan,” kata dia.
Sementara sila ketiga, asas persatuan, ia mengajak seluruh elemen birokrasi untuk memahami sistem pemerintahan secara utuh dan menyeluruh.
“Jangan ada bagian yang merasa tertinggal dari sistem. Karena subsistem itu akan memberi warna pada kesatuan yang lebih luas,” ungkapnya.
Begitu pula dengan sila-sila lainnya. Ideologi Pancasila menjadi persoalan dan tanggung jawab moral untuk dihadirkan nilai-nilai luhurnya dalam semua aspek kehidupan.
Tohar mengajak seluruh seluruh jajaran pemerintahan untuk menjadikan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dalam bekerja dan melayani masyarakat, demi terciptanya birokrasi yang berkeadilan, beradab, dan bersatu.
(Advertorial/TN01)












