SamarindaTitiknolKaltim

Pesan Walikota Samarinda Andi Harun dalam Festival Dayak Kenyah, Jangan Ganggu Hutan

317
×

Pesan Walikota Samarinda Andi Harun dalam Festival Dayak Kenyah, Jangan Ganggu Hutan

Sebarkan artikel ini
DESA BUDAYA PAMPANG - Gairah pagelaran budaya di Desa Budaya Pampang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam kesempatannya, Walikota Samarinda, Andi Harun hadir dalam Festival Dayak Kenyah. Dirinya berpesan secara terang-terangan dan tegas, jangan ganggu hutan. (desabudayapampang.com)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Dalam kesempatan Walikota Samarinda, Andi Harun hadir dalam Festival Dayak Kenyah. Dirinya berpesan secara terang-terangan dan tegas, jangan ganggu hutan!

Kala itu, Walikota Samarinda, Andi Harun membuka Festival Dayak Kenyah, Desa Budaya Pampang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis 19 Juni 2025 siang.

Walikota Andi Harun bertekad lebih masif menjadikan Desa Budaya Pampang mendunia.

Dia pun usulkan, untuk memantik festival bisa dikenal dunia ada beberapa catatan, melalui lembaga kebudayaan Desa Pampang diperkuat jenis kegiatan dan diperluas kegiatannya. 

“Tahun depan festival yang harus dipersiapkan matang. Anggaran kita back up full, rumah dicat sedemikian rupa. Lebih-lebih pelestarian kebudayaan Dayak Kenyah. Terima kasih dukungan pada pemerintah atas pengorbanan bapak ibu semua,” katanya.

Kepala Adat Desa Budaya Pampang, Esrom Palan bersama tokoh masyarakat dan warga telah menyampaikan keluh kesah, sampaikan kritik dan saran.

“Kita bersama para tokoh dan warga sudah menyampaikan keperluan maupun permasalahan yang dialami dari penanganan banjir, di rumah warga, dan jalanan ada yang sampai sedada,” bebernya. 

“Di depan rumah saya, nyaris masuk air. Kemudian terkait lahan berkebun atau pertanian tidak diganggu, serta bantuan tokoh adat yang rumahnya terbakar hingga lampu penerang jalan memadai,” ungkapnya.

Kala itu, Desa Budaya Pampang dirancang berbeda, selain dipasang atribut khas Dayak sekitar 100 meter menuju kawasan jalan menuju Lamin Pemung Tawai.

Esrom Palan berharap generasi muda melestarikan kebudayaan peninggalan leluhur Dayak Kenyah.

“Festival Dayak Kenyah juga wujud syukur atas karunia berupa panen pertanian maupun perkebunan yang harus dilestarikan,” tutur Esrom Palan.

Walikota Samarinda, Andi Harun merespons positif dan antusias dihadapan warga Desa Budaya Pampang saat membuka Festival Dayak Kenyah.

Baca Juga:   SMAN 10 Samarinda Bina Guru dan Siswa demi Asah Olimpiade Sains Matematika dan IPA

“Jangan ganggu hutan, kemudian ada bantuan. Bantu tokoh adat, ada yang kebakaran. Kemudian aspirasi tambahkan palu gada untuk dinaiki Presiden, tokoh, dinaikkan sebagai tanda kehormatan,” beber Andi Harun.

Kata dia, mengingat kayu mulai langka maka dipersiapkan anggarannya supaya penuhi standar bulan di tahun ini.

“Kemudian permintaan dikasih ambulans. Insya Allah tahun ini. Untuk lampu jalan dalam waktu sesingkat-seingkatnya diwujudkan,” tegas Andi Harun. (*)