Penajam

Soroti Masalah Air Bersih di Pelosok Penajam, Adla Dewata: Pelayanan Harus Dibenahi

206
×

Soroti Masalah Air Bersih di Pelosok Penajam, Adla Dewata: Pelayanan Harus Dibenahi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD PPU Adla Dewata menyoroti masalah air bersih di pelosok Penajam Paser Utara

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Adla Dewata, menegaskan persoalan air bersih masih menjadi dinamika utama yang dihadapi warga, khususnya di wilayah pelosok.

‎“Air bersih memang masih menjadi problem, terutama untuk suplai ke masyarakat di wilayah pelosok Penajam. Tapi ke depan ini akan terus kita perbaiki dan support agar mereka bisa benar-benar terlayani,” ujar Adla, Selasa (1/7/2025).

‎Meski demikian, Adla mengapresiasi perkembangan cakupan layanan yang mulai menunjukkan perbaikan di beberapa wilayah, ditambah target ambisius Bupati PPU dalam lima tahun ke depan dengan cakupan 70 persen, menurutnya hal itu menjadi sinyal positif, bahwa persoalan air bersih sedang menuju perbaikan yang terstruktur.

‎Lebih lanjut, seperti daerah Sotek dan sebagian Penajam, dinilainya masih memiliki sumber daya air yang bisa dimanfaatkan.

‎“Alhamdulillah, di beberapa titik seperti Sotek dan Penajam, masih ada usaha dan sumber mata air yang bisa mereka gunakan. Mereka di sana masih cukup sanggup memanfaatkan itu, lebih baik dibanding daerah lain,” tuturnya.

‎Ia juga mengungkapkan, di wilayah Sotek saat ini tengah dilakukan normalisasi atau pengerukan waduk sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kapasitas tampungan air.

‎“Sekarang sedang progres normalisasi waduk kita di Sotek. Itu baik dan menjadi bagian dari langkah-langkah kita untuk menjamin ketersediaan air di wilayah tersebut,” lanjutnya.

‎Terkait infrastruktur pendukung seperti jaringan perpipaan dan akses distribusi, Adla menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong perbaikannya secara bertahap, menyesuaikan kemampuan fiskal daerah.

‎“Perbaikan akan kita lakukan step by step, menyesuaikan ketersediaan anggaran yang ada. Tapi memang tidak bisa sekaligus. Kita dorong terus agar ada progres tiap tahun sehingga masyarakat mulai merasakan dampaknya,” pungkasnya. (Advertorial/TN01)