TITIKNOL.ID – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) memperketat pengawasan terhadap sejumlah penginapan yang berada di sekitar wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), tepatnya di kawasan Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Langkah ini diambil menyusul adanya indikasi praktik prostitusi terselubung yang meresahkan.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto mengungkapkan bahwa pengawasan dilakukan sebagai upaya pencegahan agar aktivitas prostitusi tidak berkembang di kawasan strategis nasional tersebut.
“Langkah pengawasan ini bentuk pencegahan agar aktivitas prostitusi tidak mencoreng citra kawasan IKN,” ujarnya, Sabtu (12/7/2025), dikutip dari Antara.
Ia membenarkan bahwa pihak kepolisian mendapat informasi adanya kegiatan mencurigakan di sejumlah penginapan yang berpotensi digunakan sebagai tempat prostitusi.
Hal itu diperkuat dengan hasil pengecekan langsung petugas ke lokasi.
Meski belum ditemukan bukti pelanggaran berupa tindakan asusila saat operasi dilakukan, polisi tetap memperketat pemantauan secara berkala untuk memastikan tidak ada penyimpangan.
“Memang tidak ada penegakan hukum karena tidak ada yang tertangkap tangan sedang melakukan perzinahan,” jelas Yuliyanto.
Walau demikian, ia menegaskan bahwa indikasi kuat tetap ada.
Karenanya, Polda Kaltim tetap melibatkan berbagai pihak dalam menjaga moral dan ketertiban sosial di kawasan IKN yang sedang berkembang pesat sebagai pusat pemerintahan masa depan.
Pengawasan terhadap penginapan dilakukan secara rutin, sebagai upaya menjaga lingkungan sosial yang sehat dan tidak menimbulkan citra negatif terhadap IKN.
Menurut Yuliyanto, tindakan preventif jauh lebih penting dalam menjaga wibawa dan kepercayaan publik terhadap kawasan tersebut.
Ia juga menyebutkan bahwa praktik prostitusi bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.
Pemerintah daerah, Satpol PP, hingga unsur TNI harus terlibat aktif dalam mengatasi penyakit masyarakat ini.
“Pengawasan ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh polisi. Harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar langkah pencegahannya bisa maksimal,” tegasnya.
Polda Kaltim memastikan akan terus memantau secara ketat setiap potensi penyimpangan sosial di sekitar IKN agar proses pembangunan dan citra kawasan tetap berjalan sesuai visi pemerintah sebagai ibu kota masa depan Indonesia. (*/)










