TitiknolKaltara

Kapal Bermuatan Sembako Tenggelam di Perairan Sebatik, Satu ABK Selamat, Dua Masih Dicari‎

296
×

Kapal Bermuatan Sembako Tenggelam di Perairan Sebatik, Satu ABK Selamat, Dua Masih Dicari‎

Sebarkan artikel ini
Petugas melakukan pencarian korban hilang dalam insiden keramnya kapal pengangkut sembako.

TITIKNOL.ID — Sebuah kapal bermuatan sembako dilaporkan tenggelam di perairan Sebatik, wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, pada Sabtu (19/7/2025) sekitar pukul 23.00 Wita.

‎Kapal tersebut mengangkut tiga orang anak buah kapal (ABK) saat insiden terjadi. Satu dari tiga ABK, yakni Arifin Nurman (29), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

‎Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik, Komandan Lanal (Danlanal) Nunukan, menyatakan Arifin ditemukan oleh ABK kapal penumpang reguler yang akan berlayar menuju Kota Tarakan, sekitar pukul 10.00 Wita, Minggu pagi.

‎Arifin diketahui berdomisili di Jalan Sulili Timur, RT 01 RW 01, Kelurahan Maminasae, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Saat ini ia telah dievakuasi ke tempat aman untuk mendapatkan perawatan.

‎Sementara itu, dua ABK lainnya, yakni Hasim bin Hatta (35) dan Rahmat (29), masih dalam pencarian.

Hasim merupakan warga Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, sedangkan Rahmat tinggal di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

‎Peristiwa tersebut awalnya dilaporkan oleh pemilik kapal, Arman, warga Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur, kepada Pos TNI AL pada Minggu (20/7/2025) pagi.

‎Dalam laporannya, Arman menyebut perahunya tenggelam di perairan Tanjung Aru. Berdasarkan keterangan dari Arifin, kapal tenggelam akibat angin kencang dan gelombang tinggi yang menghantam saat pelayaran berlangsung.

‎Hingga saat ini, prajurit TNI AL Nunukan masih melakukan upaya pencarian terhadap dua korban lainnya, dibantu oleh tim SAR dan nelayan sekitar.

‎Danlanal Nunukan mengimbau agar nelayan dan pemilik kapal lebih waspada terhadap cuaca ekstrem, serta segera melapor apabila mengetahui informasi keberadaan korban hilang. (*/)