SamarindaTitiknolKaltim

10 Daerah Termiskin di Kaltim 2024, Ketimpangan Masih jadi Pekerjaan Rumah

284
×

10 Daerah Termiskin di Kaltim 2024, Ketimpangan Masih jadi Pekerjaan Rumah

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, SAMARINDA — Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2024 mengungkapkan ketimpangan signifikan dalam tingkat kemiskinan antar daerah di Provinsi Kalimantan Timur.

Meskipun rata-rata kemiskinan provinsi tercatat 5,78 persen atau setara 221.340 jiwa, beberapa kabupaten/kota menghadapi tantangan jauh lebih berat.

Dari sisi persentase, Kabupaten Mahakam Ulu menempati urutan pertama dengan angka kemiskinan 10,75 persen, disusul Kutai Barat (9,56 persen) dan Kutai Timur (8,81 persen).

Namun bila dilihat dari sisi jumlah penduduk miskin, Kutai Kartanegara mencatat angka tertinggi yaitu 59.000 jiwa, diikuti oleh Kota Samarinda (37.800 jiwa) dan Kutai Timur (37.110 jiwa).

Sebaliknya, Kota Balikpapan mencatat persentase kemiskinan terendah di Kalimantan Timur, yaitu hanya 2,23 persen, menandakan relatif lebih sejahtera dibandingkan wilayah lain.

Garis Kemiskinan Tertinggi Ada di Samarinda

Perbedaan tingkat kemiskinan tidak lepas dari perbedaan garis kemiskinan di tiap wilayah yaitu batas minimum pengeluaran per kapita untuk kebutuhan dasar.

Kota Samarinda menjadi daerah dengan garis kemiskinan tertinggi, yaitu Rp877.945 per bulan, mencerminkan tingginya biaya hidup di ibu kota provinsi ini.

Berikut tiga wilayah dengan garis kemiskinan tertinggi:

  • Kota Samarinda: Rp877.945
  • Kota Bontang: Rp801.945
  • Mahakam Ulu: Rp792.742
  • Sebaliknya, Penajam Paser Utara memiliki garis kemiskinan terendah sebesar Rp617.673.

Top 10 Daerah dengan Penduduk Miskin Tertinggi di Kaltim (Maret 2024)
Berdasarkan Jumlah Penduduk Miskin (ribu jiwa):

  • Kutai Kartanegara: 59,00
  • Samarinda: 37,80
  • Kutai Timur: 37,11
  • Paser: 25,28
  • Balikpapan: 14,53
  • Kutai Barat: 14,49
  • Berau: 12,35
  • Penajam Paser Utara: 10,78
  • Bontang: 7,11
  • Mahakam Ulu: 2,90

Berdasarkan Persentase Penduduk Miskin:

  • Mahakam Ulu: 10,75persen
  • Kutai Barat: 9,56persen
  • Kutai Timur: 8,81persen
  • Paser: 8,63persen
  • Kutai Kartanegara: 7,28persen
  • Penajam Paser Utara: 6,69persen
  • Berau: 5,08persen
  • Samarinda: 4,30persen
  • Bontang: 3,74persen
  • Balikpapan: 2,23persen
     
    Kesimpulan: Ketimpangan masih jadi tantangan serius di Kalimantan Timur. Data BPS menunjukkan bahwa ketimpangan kemiskinan di Kalimantan Timur masih tinggi, dengan daerah-daerah terpencil dan perbatasan menghadapi tingkat kerentanan lebih besar. Selain biaya hidup yang bervariasi, akses terhadap pendidikan, infrastruktur, dan peluang ekonomi menjadi faktor kunci yang memengaruhi kondisi ini.

Untuk menekan angka kemiskinan secara menyeluruh, perlu kebijakan yang lebih terarah, terutama pada pemerataan pembangunan, intervensi program berbasis data, serta penguatan daya saing ekonomi lokal di kabupaten/kota dengan tingkat kemiskinan tinggi. (*)

Baca Juga:   Tugas Forum Komunikasi Kecamatan Sehat di Samarinda, Ada 9 Tatanan