BerauTitiknolKaltim

Kasus Pembunuhan Istri dan Anak di Berau, Pelaku Masih Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

317
×

Kasus Pembunuhan Istri dan Anak di Berau, Pelaku Masih Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kasus pembunuhan. Julius (34), pelaku pembunuhan terhadap istri dan dua anak kandungnya di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, hingga kini belum dapat diperiksa secara mendalam. (Titiknol.id)

TITIKNOL.ID, TANJUNG REDEB – Julius (34), pelaku pembunuhan terhadap istri dan dua anak kandungnya di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, hingga kini belum dapat diperiksa secara mendalam.

Saat ini, Julius masih menjalani observasi di poli kejiwaan RSUD Abdul Rivai, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. 

Hal ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Berau, AKP Ngatijan, yang menjelaskan bahwa meskipun hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya gangguan jiwa, pelaku masih dalam kondisi psikis yang tidak stabil.

“Pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada indikasi gangguan kejiwaan. Tapi karena kondisinya masih terguncang, pemeriksaan lanjutan belum bisa dilakukan,” ujarnya, Senin (11/8/2025).

Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses pemeriksaan lanjutan akan dilakukan setelah kondisi mental Julius membaik dan memungkinkan untuk dimintai keterangan secara menyeluruh.

Kronologi Kejadian Pagi yang Mencekam 

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu pagi 10 Agustus 2025, sekitar pukul 07.00 Wita.

Kampung Punan Mahakam, yang terletak sekitar 140 kilometer dari pusat kota Tanjung Redeb, tiba-tiba digemparkan oleh suara benturan keras dan teriakan dari rumah korban, NO (32), yang merupakan istri Julius.

Rumah tersebut berdiri tepat di sebelah rumah ayah NO, berinisial P. Saat mendengar keributan, P segera menuju ke rumah anaknya dan mendapati pemandangan mengenaskan.

NJ (5) ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar.

NO, sang istri, tergeletak bersimbah darah di depan kamar mandi dengan luka di perut dan kepala.

NS (4) dalam kondisi kritis di dekat ibunya.

Ironisnya, korban NO diketahui sedang hamil enam bulan saat kejadian berlangsung.

Melihat kejadian tersebut, P langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar, termasuk tetangga berinisial TB, segera datang dan berhasil mengamankan Julius di rumahnya. Sementara itu, korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga:   Jadwal Pembukaan Big Mall Samarinda, Sempat Kena Petaka Kebakaran

NJ meninggal dunia di tempat kejadian.

NO sempat dilarikan ke RSUD Abdul Rivai namun meninggal dunia dalam penanganan.

NS meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Tepian Buah.

Polisi Amankan Pelaku, Motif Masih Diselidiki

Setelah laporan warga diterima, Polsek Segah segera bergerak cepat untuk mengamankan pelaku. Julius kini telah ditahan dan berada dalam pengawasan medis untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

“Kami masih menyelidiki motifnya. Pelaku sudah kami amankan dan kasus ini masih dalam proses penyidikan,” kata AKP Ngatijan.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan, dan akan menunggu hasil observasi medis sebelum melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pelaku. (*)