TITIKNOL.ID, PENAJAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menghabiskan hampir Rp1 miliar hanya untuk membayar sewa gudang logistik dalam kurun waktu lima tahun.
Hingga kini, BPBD belum memiliki gudang sendiri untuk menyimpan peralatan penanggulangan bencana dan barang/produk untuk bantuan sosial kemanusiaan.
Kepala BPBD PPU, Sukadi Kuncoro, mengatakan gudang yang digunakan saat ini berada di KM 3 Penajam, tak jauh dari SMA Negeri 1 PPU. Biaya sewanya mencapai Rp180 juta per tahun.
“Bayangkan saja, lima tahun bayar hampir Rp1 miliar. Kami sudah usulkan pembangunan gudang, tapi keuangan daerah belum memungkinkan,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).
Sukadi menjelaskan, meski BPBD telah menempati gedung kantor baru di belakang Dinas Kesehatan PPU, fasilitas gudang tidak dibangun bersamaan.
Padahal, keberadaan gudang dinilai sangat penting untuk memastikan logistik bencana selalu tersedia dan siap digunakan.
“Gedung baru alhamdulillah nyaman, tinggal pasukan yang harus siap bekerja, tapi di samping itu kami tetap butuh gudang untuk penyimpanan. Itu sangat vital bagi kesiapsiagaan,” kata Sukadi.
Menurutnya, gudang yang memadai akan mempercepat penanganan bencana karena distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Gudang itu penting, tapi kalau tiap mengusulkan tidak ada anggaran, sementara kami terus membayar sewa tiap tahunnya,” pungkas Sukadi.
(Advertorial/TN01)












