Penajam

Unik! Seratus Warga Kecamatan Waru PPU Ikut Lomba Adu Bengong Peringati HUT ke-80 RI

160
×

Unik! Seratus Warga Kecamatan Waru PPU Ikut Lomba Adu Bengong Peringati HUT ke-80 RI

Sebarkan artikel ini
Seratus warga Kecamatan Waru PPU ikuti lomba bengong dalam memperingati HUT ke-80 RI

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Perayaan Agustusan di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (20/8/2025) malam, terasa berbeda.

Di bawah remang-remang lampu tugu yang menjadi ikon wilayah, ratusan warga berkerumun bukan untuk menyaksikan balap karung, melainkan lomba melamun.

Peserta duduk berjajar dengan dandanan unik, ada yang berkostum sekolah, ada pula yang memakai atribut nyentrik, bahkan memoles wajah layaknya badut.

Ekspresi mereka sengaja dibuat datar, menahan senyum, bahkan sesekali hampir tak kuat menahan tawa. Justru di situlah letak hiburannya.

Penonton dibuat tersenyum lebar dan tak kuasa menyemburkan tawa menyaksikan ekspresi bengong yang dipertontonkan.

Lomba ini baru pertama kali digelar di Waru. Ketua Karang Taruna Kelurahan Waru, Izul, menyebut gagasan itu lahir dari keinginan menghadirkan suasana berbeda di peringatan HUT RI.

“Biasanya lombanya itu-itu saja, seperti mancing, adu panco, balap karung. Kali ini kami coba yang lebih unik, dan ternyata respon masyarakat luar biasa,” ujarnya.

Panitia semula hanya membuka 40 slot peserta terdiri dari 20 peserta anak-anak dan 20 peserta dewasa.

Namun, tak disangka pendaftar membeludak hingga seratus orang, baik anak-anak maupun dewasa.

Izul mengatakan tak hanya dari Waru, peserta datang dari Lawe-Lawe, Babulu, Sidorejo, hingga Nipah-Nipah.

Aturannya sederhana, peserta harus duduk melamun tanpa bergerak dan tanpa tertawa. Penilaian ditentukan dari ekspresi dan kostum yang dikenakan.

Hadiah pun disiapkan sederhana tapi berguna, berupa perlengkapan sekolah bagi anak-anak dan peralatan elektronik untuk peserta dewasa.

Ia juga mengatakan, kegiatan terpusat di Tugu Waru sekaligus upaya promosi menghidupkan suasana, mendekatkan masyarakat, serta membuka ruang bagi UMKM menjajakan produk mereka.

“Berbagai kegiatan sudah cukup sering kita adakan di Tugu Waru. Seperti car free day karena memang ini jadi ikonnya Kecamatan Waru,” kata dia.

Baca Juga:   Penebaran 1 Juta Bibit Ikan, DKP PPU Dorong Sentra Budidaya Udang Vaname‎

Disamping itu, Imran (26), salah satu penonton, mengaku terhibur dengan jalannya lomba. Ia berangkat bersama kedua temannya untuk menonton lomba unik ini.

“Menarik lihat ekspresi peserta yang pura-pura bengong. Dari anak-anak sampai orang tua ikut. Kostumnya juga bikin suasana tambah lucu,” ucapnya.

Selain memberi hiburan, panitia berharap kegiatan ini mempererat keakraban warga. Disebutkan dukungan juga datang dari pemerintah kelurahan, anggota dewan, hingga perusahaan yang ikut membantu penyelenggaraan. Total biaya kegiatan mencapai Rp7-8 juta.

Meski masih ada agenda besar seperti karnaval dan fashion show, lomba melamun menjadi permulaan yang membawa kesan mendalam. Bagi warga Waru, malam Agustusan kali ini bukan hanya meriah, tetapi juga penuh tawa karena adu bengong yang tak biasa.

(TN01)