TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Empat Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kalimantan Timur resmi diumumkan.
Mereka terpilih setelah melewati proses seleksi yang ketat dan berlapis.
Namun, seleksi belum sepenuhnya rampung karena enam kursi direksi lainnya masih menunggu untuk diisi pekan depan.
Keempat dirut yang telah ditetapkan adalah:
- Muhammad Iqbal – Dirut PT Migas Mandiri Pratama (MMP)
- Siti Hamnah Ahsan – Dirut PT Ketenagalistrikan Kaltim
- Aji Mohammad Abidharta Wardhana Hakim – Dirut PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KMBS)
- Widyasmoro Eko Prawito – Dirut PD Sylva Kaltim Sejahtera
Pengangkatan keempat nama tersebut tertuang dalam Surat Nomor 500/19681/EK yang diterbitkan pada 11 September 2025.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyampaikan harapannya kepada para direktur yang baru ditunjuk.
Ia berharap mereka segera bekerja dan memberi kontribusi nyata dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Mereka sudah diumumkan, dan kita harapkan segera membuat perencanaan kerja yang baik agar bisa menghasilkan PAD yang meningkat drastis,” ujarnya, Jumat (12/9/2025) malam.
Masih Ada Enam Posisi Kosong
Meskipun empat jabatan dirut telah terisi, proses seleksi masih berlanjut. Enam posisi strategis lain belum mendapatkan pengisi, dan dijadwalkan untuk ditentukan dalam waktu dekat.
Rinciannya:
PT MMP dan PT KMBS masih membutuhkan Direktur Operasional serta Direktur Keuangan & SDM.
PT Ketenagalistrikan Kaltim dan PT Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera juga masih mencari Direktur Operasional untuk melengkapi struktur kepemimpinan.
“Direksi yang lain mungkin minggu depan,” ujar Seno Aji singkat.
Sekretaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa penetapan empat dirut tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang sangat ketat, termasuk wawancara langsung dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
“Itu hasil pedalaman Pak Gubernur. Karena targetnya jelas, yaitu mendongkrak PAD,” ungkap Sri Wahyuni, Kamis 11 September 2025) di Samarinda.
Ia juga menambahkan bahwa proses wawancara lanjutan akan digelar pekan depan untuk menentukan siapa yang layak menempati enam posisi yang masih kosong tersebut. (*)












