TITIKNOL.ID – Warganet dikejutkan dengan kemunculan baliho raksasa bergambar Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, di Tel Aviv, Israel, pada Minggu (28/9/2025).
Foto tersebut memperlihatkan sosok Presiden Prabowo dengan jas hitam, kopiah beludru khas diplomasi Indonesia, serta pin merah-putih di kerah jasnya.
Baliho berlogo Abraham Shield itu langsung menarik perhatian publik, sebab menampilkan Prabowo berdiri sejajar dengan sejumlah pemimpin dunia.
Di antaranya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, dan Raja Yordania Abdullah II.
Tak berhenti di situ, baliho tersebut juga memuat foto Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman, Presiden Mesir Abdul Fattah as-Sisi, hingga Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Komposisi tokoh-tokoh besar ini memicu berbagai tafsir mengenai pesan politik yang hendak disampaikan.
Tulisan besar berbahasa Inggris terpampang jelas di baliho: “Mr. President, Israel Stands By Your Plan, Seal The Deal.”
Kalimat tersebut dilengkapi hiasan pita melingkar, seolah memberi penegasan dukungan terhadap Presiden Indonesia.
Gambar itu pun viral di media sosial. Banyak warganet bertanya-tanya mengapa wajah Presiden Prabowo terpampang di Tel Aviv, mengingat Indonesia hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel.
Sejumlah pengamat menilai, baliho tersebut bisa menjadi strategi politik Israel untuk mengirim pesan simbolis sekaligus menguji respons dunia Arab.
Bahkan ada yang menilai langkah itu sebagai upaya memecah belah konsolidasi negara-negara pendukung Palestina.
Tak heran jika kemunculan baliho ini menimbulkan polemik. Indonesia selama ini dikenal teguh memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menolak normalisasi dengan Israel.
Di dalam negeri, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendorong pemerintah menelusuri lebih lanjut asal-usul dan motif di balik pemasangan baliho tersebut.
Penjelasan resmi dinilai penting untuk meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Fenomena ini semakin menunjukkan bahwa sosok Presiden Prabowo Subianto kini menjadi pusat perhatian dunia, baik dalam konteks diplomasi, politik internasional, maupun posisi strategis Indonesia di kancah global.
Tegaskan syarat mutlak kemerdekaan Palestina
Atas viralnya gambar tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mawengkang menegaskan, pemerintah Indonesia tetap pada pendiriannya terkait isu Palestina.
Indonesia tak akan mengakui Israel, apalagi mendukung seperti yang terjadi dalam baliho tersebut selama Palestina belum merdeka.
Tak ada pengakuan Israel, tanpa kemerdekaan Palestina adalah syarat mutlak yang diucapkan Presiden Prabowo Subianto berkali-kali, termasuk dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 23 September 2025.
“Posisi Indonesia sangat jelas bahwa tidak akan ada pengakuan dan normalisasi dengan Israel baik melalui Abraham Accords atau platform lainnya, kecuali Israel terlebih dahulu mau mengakui negara Palestina yang merdeka dan berdaulat,” kata Yvonne dalam keterangannya, Selasa (30/9/2025).
Sikap ini kembali ditegaskan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono berulang kali dalam beberapa kesempatan.
“Bahwa visi apa pun terkait Israel harus dimulai dari pengakuan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina,” tandasnya. (*)












