Penajam

DLH PPU Tekankan Limbah Dapur MBG Dikelola Sesuai Standar Lingkungan

167
×

DLH PPU Tekankan Limbah Dapur MBG Dikelola Sesuai Standar Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU Safwana

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Safwana menekankan limbah dari program makan bergizi gratis (MBG) harus dikelola dengan pola yang benar sesuai standar lingkungan.

“Kami mengimbau agar limbah dikelola secara serius sehingga program MBG yang dijalankan tidak menimbulkan masalah baru bagi lingkungan,” tegasnya, Jumat (3/10/2025).

Safwana mengatakan, DLH sebelumnya sudah diminta untuk mengunjungi dapur-dapur MBG yang ada di Kecamatan Penajam sekaligus menjadi narasumber terkait edukasi pengelolaan limbah.

Menurutnya, meskipun mendukung MBG, pihaknya tetap harus mempertimbangkan dampak sampah dari program tersebut.

“Minggu lalu kami diundang untuk jadi narasumber soal limbah. Kami diundang untuk melihat dapur-dapur mereka. Rencananya mau mengajak semua bidang, tetapi belum sempat,” katanya.

Safwana melanjutkan meski dapur umum MBG baru beroperasi, penanganan sampah harus sesegera mungkin ditindaklanjuti, supaya tidak terjadi penumpukan, menimbulkan bau tak sedap yang mencemari lingkungan.

“Tapi pada dasarnya tentu kami ingatkan, bekas sayuran, makanan agar dikelola,” ujarnya.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Penajam, tepatnya Kelurahan Gunung Steleng sendiri sudah beroperasi per Rabu (1/10) menjangkau 11 sekolah mulai jenjang TK/PAUD, SD, hingga SMP.

Ahli Gizi SPPG Gunung Steleng, Agnes Asteria Pioh mengungkapkan satu dapur MBG saat ini memproduksi sebanyak 1.15 porsi makanan.

“Ini untuk distribusi di tahap pertama yang menyasar 11 sekolah penerima manfaat. Sembari menunggu arahan, nantinya produksi akan ditambah menjangkau lebih luas penerima manfaat,” jelas Agnes.

DLH PPU menegaskan kesediannya mendampingi tiap tahapan program MBG agar tetap ramah lingkungan.

“Selain gizi anak-anak terpenuhi, kami harapkan program ini tetap memperhatikan kondisi lingkungan tetap bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Safwana.

Baca Juga:   Operasi Patuh Mahakam 2025 Digelar, Polres PPU Sasar Pelanggaran Fatal dan Bangun Kesadaran Kolektif

(TN01)