TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Bumi Harapan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tengah menunggu penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan.
Ahli Gizi SPPG Bumi Harapan, Agnesia Filionita, mengatakan dapur yang beroperasi untuk program makan bergizi gratis itu sudah berjalan selama sebulan.
Selama itu pula, menurutnya untuk mendapatkan sertifikat layak operasi, tidak asal diterbitkan, melainkan harus mengikuti prosedur penilaian dari dinas terkait.
“Sudah empat minggu berjalan, SLHS sedang proses, uji kelayakan dijadwalkan 13 sampai 15 Oktober,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Agnes menuturkan Dinas Kesehatan akan menguji sejumlah aspek seperti kebersihan dapur, pengelolaan bahan makanan, alat masak, serta distribusi makanan ke sekolah.
Dijelaskan, sejauh ini sistem sanitasi di dapur berjalan baik. Pengelolaan limbah dilakukan sesuai prosedur dan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.
“Sanitasi di dapur aman, karena kita juga punya SOP, dan penjamah makanan juga dilatih sebelum dapur running,” katanya.
SPPG Bumi Harapan sendiri memiliki 40 karyawan dan mendistribusikan 2.587 porsi makan bergizi gratis setiap hari ke 16 sekolah di wilayah Sepaku. Setiap menu disusun berdasarkan kebutuhan gizi anak, mulai dari karbohidrat, protein, hingga vitamin.
Agnes berharap, setelah sertifikat diterbitkan, pelayanan dapur dapat berjalan lebih maksimal dan menjadi contoh bagi SPPG lain di PPU.
(TN01)












