TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan tengah menyiapkan destinasi wisata baru yang mengusung konsep wisata tematik budaya, mirip dengan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Gagasan ini berasal dari usulan Komisi II DPRD Balikpapan dan kini mulai masuk dalam agenda resmi Pemerintah Kota melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora).
Kepala Disparpora Balikpapan, C.I. Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa rencana pembangunan “Rumah Budaya” tersebut tidak hanya berfokus pada menghadirkan destinasi baru, tetapi juga mengoptimalkan potensi wisata yang sudah ada di Kota Balikpapan ini.
Rencananya, kawasan wisata budaya itu akan dibangun di perbatasan RT 68 Kelurahan Batu Ampar dan RT 60 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Lahan yang disiapkan merupakan aset hibah pemerintah, namun status kepemilikannya masih harus dipastikan terlebih dahulu.
“Kami bersama pihak kecamatan dan bagian aset (BKAD) ingin memastikan status lahan ini benar-benar jelas dulu sebelum masuk tahap perencanaan pembangunan,” ujar Ratih, Kamis (23/10/2025).
Ratih menyebutkan, proyek wisata tematik budaya ini sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) untuk peningkatan daya tarik wisata Balikpapan.
Pihaknya kini menunggu tindak lanjut BKAD yang akan melakukan survei lapangan bersama pihak kecamatan.
Hasil survei itu akan menentukan langkah berikutnya, termasuk usulan penganggaran proyek.
“BKAD akan turun ke lapangan untuk memastikan kondisi dan legalitas lahan, serta berkoordinasi dengan Kecamatan Balikpapan Utara,” tutur Ratih.
Tak hanya itu, Disparpora juga menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) guna memastikan pembangunan wisata budaya ini selaras dengan tata ruang kota.
“Koordinasi antar-OPD menjadi kunci. Mulai dari BKAD, DPPR, DPRD, hingga kecamatan, semuanya harus sinkron agar rencana pembangunan destinasi ini bisa berjalan lancar,” tutupnya.
Jika terealisasi, Rumah Budaya Balikpapan diharapkan menjadi ikon wisata baru yang tak hanya memperkenalkan kekayaan budaya lokal, tapi juga memperkuat identitas Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara dengan daya tarik wisata yang berkelas. (*)












