Nasional

‎Langkah Besar Reformasi Kepolisian, Presiden Prabowo Lantik Jimly hingga Mahfud MD di Komisi Khusus

93
×

‎Langkah Besar Reformasi Kepolisian, Presiden Prabowo Lantik Jimly hingga Mahfud MD di Komisi Khusus

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto melantik 10 anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Prabowo berpesan agar komisi ini bekerja secara transparan serta mendengarkan aspirasi masyarakat. Foto: Setpres

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2025).

‎Pelantikan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat upaya reformasi kelembagaan dan profesionalisme Polri di era pemerintahan baru.

‎Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 122/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

‎Komisi ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi dan arah kebijakan strategis bagi modernisasi institusi Polri.

‎Adapun susunan anggota komisi yang dilantik meliputi sejumlah tokoh nasional dan mantan pejabat tinggi negara.

‎Mereka adalah Jimly Asshiddiqie sebagai ketua merangkap anggota, serta Ahmad Dofiri, Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, Supratman Andi Agtas, Otto Hasibuan, Listyo Sigit Prabowo, Tito Karnavian, Idham Azis, dan Badrodin Haiti sebagai anggota.

‎Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung mengambil sumpah jabatan para anggota komisi tersebut.

‎Ia menegaskan pentingnya integritas, profesionalitas, dan loyalitas kepada konstitusi dalam menjalankan tugas berat mempercepat reformasi Polri.

‎“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan yang diikuti para anggota komisi.

‎Selain itu, Kepala Negara juga menekankan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun Polri yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pelayanan publik.

Reformasi di tubuh Polri dinilai penting agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum ini semakin kuat.

‎Usai pengambilan sumpah jabatan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh seluruh anggota komisi.

‎Penandatanganan tersebut menandai dimulainya tugas resmi mereka dalam melaksanakan agenda percepatan reformasi Polri.

‎Setelah prosesi formal selesai, Presiden Prabowo memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota komisi.

‎Momen itu kemudian diikuti dengan sesi salam-salaman dan ramah tamah bersama para tamu undangan yang hadir di Istana Merdeka.

‎Dalam acara tersebut tampak hadir sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pejabat tinggi negara, serta perwakilan dari lembaga kepolisian dan kementerian terkait.

‎Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Polri yang modern, tangguh, dan berintegritas tinggi dalam melayani masyarakat Indonesia. (*/)