BalikpapanTitiknolKaltim

Kodam VI/Mulawarman Siaga Total, 3 Kawasan Diawasi Ketat karena Punya Potensi Bencana 

23
×

Kodam VI/Mulawarman Siaga Total, 3 Kawasan Diawasi Ketat karena Punya Potensi Bencana 

Sebarkan artikel ini
SIAGA WILAYAH BENCANA - Kodam VI/Mulawarman menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Makodam VI/Mulawarman bersama Gubernur Kaltim H. Rudy Mas'ud, Sabtu (22/11/2025).

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Kodam VI/Mulawarman menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Komitmen ini disampaikan langsung oleh Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Makodam VI/Mulawarman bersama Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud, Sabtu (22/11/2025).

Mayjen Rudy menjelaskan bahwa apel tersebut menjadi momentum penting untuk menguji sistem komando, kendali, hingga sinergi lintas instansi, sehingga setiap potensi bencana dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

“Apel kesiapsiagaan ini digelar untuk memastikan seluruh personel dan peralatan Kodam VI/Mulawarman benar-benar siap digerakkan kapan saja apabila terjadi bencana di wilayah Kaltim dan Kaltara,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana pengujian kecepatan pengerahan pasukan dan alutsista, sekaligus menyolidkan kerja sama TNI, Polri, Pemda, BPBD, Basarnas, dan instansi terkait lainnya.

Kodam VI/Mulawarman sendiri menurunkan total 1.012 personel, terdiri dari 682 pasukan apel, 90 personel gelar peralatan, 125 petugas dan pendukung, serta 115 pejabat dan tamu undangan. Unsur yang terlibat mencakup jajaran Kodam VI/Mulawarman, TNI AL, TNI AU, Polda Kaltim, BPBD, Basarnas, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Linmas, Damkar, Tagana, dan berbagai instansi lainnya.

“Inilah bentuk konkret sinergi kita dalam penanggulangan bencana di Kaltim dan Kaltara,” tegas Mayjen Rudy.

Sejumlah alutsista dan perlengkapan utama turut ditampilkan, mulai dari motor dan mobil patroli, ambulans, kendaraan rumah sakit lapangan, dapur lapangan, kendaraan taktis karhutla, mobil komunikasi, hingga perahu Sea Raider. Instansi lain juga mengerahkan ran taktis SAR, mobil pemadam kebakaran, excavator, hingga tenda lapangan dari BPBD, Basarnas, Bekangdam, dan Komlek-Topdam.

“Seluruh alutsista ini siap digerakkan kapan saja untuk mendukung operasi penanggulangan bencana di seluruh wilayah Kaltim,” jelasnya.

Baca Juga:   Kabar Terkini Bek Kanan Timnas Indonesia Jelang Lawan China dan Jepang: Diks Cedera, Walsh Diragukan

Tiga Wilayah Rawan yang Dipantau Ketat

Kodam VI/Mulawarman bersama BPBD dan pemerintah daerah telah memetakan tiga karakter wilayah yang menjadi fokus pengawasan intensif:

Daerah pesisir dan bantaran sungai, termasuk Balikpapan, yang rawan banjir dan rob.

Wilayah perbukitan dan tebing di kawasan permukiman padat yang rentan longsor.

Kawasan hutan dan lahan gambut, termasuk koridor menuju IKN Nusantara, yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Dari pemetaan tersebut, kami menentukan penebalan pasukan di berbagai Kodim serta menyiapkan alutsista yang hari ini digelar. Tujuannya satu: Kodam VI/Mulawarman harus bisa bergerak cepat dan terkoordinasi ketika bencana terjadi,” tegas Pangdam.

Ia menutup dengan memastikan bahwa komitmen Kodam VI/Mulawarman bukan sekadar seremonial, melainkan tekad untuk selalu berada di garis depan demi keselamatan masyarakat Kaltim dan Kaltara.

“Kesiapan ini bukan hanya formalitas. Ini komitmen kita untuk rakyat,” pungkasnya. (*)