SamarindaTitiknolKaltim

3 Kunci Penting Muhammadiyah di Samarinda, Wawali Saefuddin Zuhri Akui jadi Penyokong Utama 

107
×

3 Kunci Penting Muhammadiyah di Samarinda, Wawali Saefuddin Zuhri Akui jadi Penyokong Utama 

Sebarkan artikel ini
WACANA PEMEKARAN DAERAH - Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, tanggapi soal wacana pemekaran Samarinda Utara. (HO/Pemkot Samarinda)

Mengapa Samarinda sangat mengapresiasi Milad ke-113 Muhammadiyah? Rahasianya terletak pada jaringan amal usaha di bidang pendidikan dan kesehatan yang dianggap Wawali mampu mencerdaskan bangsa dan memperbaiki pelayanan publik secara signifikan

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Bukan sekadar organisasi keagamaan, Muhammadiyah di Samarinda dinilai sebagai pemain kunci yang vital bagi denyut nadi dan masa depan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. 

Dalam perayaan Milad ke-113 yang penuh semangat, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan bahwa kontribusi amal usaha Muhammadiyah sangat strategis dan tak tergantikan.

Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, secara langsung memberikan apresiasi tinggi saat menghadiri rangkaian Hari Bermuhammadiyah dan Jalan Sehat di Halaman Masjid Ad Da’wah Muhammadiyah Kaltim Center, Sabtu (13/12/2025).

Wawali Saefuddin Zuhri menyebut ada tiga pilar utama peran Muhammadiyah yang sangat dibutuhkan Pemkot Samarinda:

  • Penjaga Kondusivitas Kota: Memastikan Samarinda tetap aman dan nyaman.
  • Jembatan Kerukunan: Memperkuat harmonisasi dan toleransi antarumat beragama.
  • Akselerator Pembangunan: Mendukung dan menyukseskan agenda pembangunan daerah.

113 Tahun Mengabdi, Mencerdaskan Bangsa

Dalam sambutannya, Wawali Saefuddin Zuhri mengucapkan selamat Milad ke-113, menandai usia lebih dari satu abad pengabdian Muhammadiyah.

Ia menegaskan, perjalanan panjang ini telah menghasilkan kontribusi nyata, khususnya melalui jaringan amal usaha di berbagai sektor.

Peran Muhammadiyah di Samarinda sangat strategis, terlihat dari jaringan amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.

“Yang telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik,” ujar Saefuddin Zuhri.

Jaringan sekolah, rumah sakit, dan lembaga sosial Muhammadiyah di Samarinda secara nyata telah meningkatkan kualitas SDM lokal dan membantu menyediakan pelayanan publik yang berkualitas.

Semangat “Fastabiqul Khairat” untuk Masa Depan

Baca Juga:   Pemkot Samarinda Anugerahkan ASN-Non ASN Award 2025, Ini Daftar Pemenangnya

Wawali berharap momentum Milad ke-113 ini menjadi pelecut bagi Muhammadiyah untuk semakin menguatkan perannya sebagai “garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.”

Ia meminta nilai-nilai inti yang diusung Muhammadiyah seperti kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, dan kepedulian lingkungan terus ditanamkan di setiap lini pendidikan dan sosial mereka.

Acara yang diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan Jalan Sehat ini bukan sekadar ajang olahraga.

Wawali Saefuddin Zuhri menekankan bahwa kegiatan ini juga merupakan sarana konsolidasi, silaturahmi, serta penguatan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesama Muslim dan sebangsa).

Harapannya, semangat Fastabiqul Khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan akan terus menginspirasi masyarakat luas.

Sehingga dengan dukungan penuh dari Muhammadiyah dan seluruh elemen masyarakat, Kota Samarinda akan terus tumbuh menjadi kota yang aman, nyaman, religius, dan sejahtera. (*)