Ketika bumbu warisan bertemu dengan kemewahan fine dining. Selamat datang dalam simfoni rasa Smokey Blazing Fish di jantung Balikpapan
TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Di sudut remang restoran Grand Jatra Hotel Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, sebuah tarian rasa baru saja dimulai.
Di sana, di tengah hiruk-pikuk Kota Minyak, tersaji sebuah perjamuan bertajuk Smokey Blazing Fish.
Ia bukan sekadar hidangan, melainkan sepucuk surat cinta bagi kuliner Nusantara yang kini bersalin rupa dalam balutan kemewahan fine dining.
Ikan haruan, penghuni perairan tawar yang bersahaja, kini menanggalkan kesan tradisionalknya.
Di tangan dingin tim dapur Grand Jatra, ia diolah sedemikian rupa hingga teksturnya melunak, kehilangan aroma kuatnya, namun tetap mempertahankan jati dirinya.
Siraman kuah kuning yang kaya akan rempah, perpaduan apik kunyit, bawang merah, bawang putih, hingga gurihnya santan, meresap lembut ke setiap serat dagingnya.
Novita Fatimey, sosok di balik layar Public Relations Jatra Hotels and Resorts, bercerita dengan binar mata tentang bagaimana hidangan ini lahir.
“Kami ingin membawa kehangatan masakan rumah ke level yang lebih tinggi. Ini adalah cara kami menghormati tradisi tanpa kehilangan napas modernitas,” ungkap wanita yang akrab disapa Imey ini, yang dikutip Titiknol.id pada Kamis (18/12/2025).
Estetika dalam Setiap Suapan
Keunikan Smokey Blazing Fish terletak pada koreografinya di atas piring.
Nasi yang dibentuk rapi, potongan ikan yang presisi, dan kuah kuning yang kental diletakkan secara terpisah, menciptakan sebuah komposisi visual yang begitu puitis.
Bagi mereka yang memuja estetika, hidangan ini adalah objek yang sempurna untuk diabadikan dalam layar ponsel sebelum akhirnya lumat di lidah.
Meski tampil dengan porsi yang “bersahaja” khas sajian kelas atas, ia menyimpan kekayaan rasa yang luar biasa.
Tak heran jika para penikmat diet sehat maupun pemburu konten media sosial jatuh hati pada kesan light namun kaya bumbu yang ditawarkannya.
Kemewahan yang Terjangkau
Untuk menikmati satu porsi perjalanan rasa ini, pengunjung cukup merogoh kocek sebesar Rp201.500.
Harga yang pantas untuk sebuah pengalaman kuliner yang tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga memanjakan indra penglihatan.
Smokey Blazing Fish adalah bukti bahwa masakan tradisional Indonesia mampu berdiri tegak di tengah tren kuliner global.
Di Grand Jatra Balikpapan, sepiring ikan haruan tidak hanya mengakhiri rasa lapar, tetapi merayakan sebuah warisan yang tak lekang oleh waktu.
Rahasia Bumbu dan Bahan Utama
Secara budaya, ikan haruan (yang di wilayah lain dikenal sebagai ikan gabus) adalah primadona kuliner bagi masyarakat Suku Banjar di Kalimantan Selatan. Ikan ini menduduki posisi yang sangat terhormat dalam tradisi makan orang Kalimantan.
Dalam masakan tradisional, terutama jika diolah menjadi Gangan Candi atau Masak Habang ikan haruan menggunakan perpaduan rempah yang sangat khas Nusantara:
- Bumbu Utama (Bumbu Kuning/Putih):
Kunyit: Memberikan warna kuning keemasan yang ikonik.
Kemiri: Memberikan tekstur kuah yang kental dan rasa creamy yang gurih.
Bawang Merah & Bawang Putih: Sebagai basis aroma.
Jahe & Lengkuas: Untuk memberikan sensasi hangat dan menghilangkan aroma tanah dari ikan air tawar.
Serai & Daun Salam: Sebagai penambah aroma segar.
- Bahan Cair (Kuah):
Santan: Digunakan untuk memberikan rasa yang legit (terutama dalam Ketupat Kandangan).
Air Asam Jawa: Sering ditambahkan sedikit untuk memberikan keseimbangan rasa segar (asam-gurih) agar tidak enek.
(*)












