Bukan sekadar kunjungan formal, Wapres Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda memilih menghabiskan malam terakhir di penghujung 2025 dengan menginap langsung di jantung Ibu Kota Nusantara. Apa saja yang mereka tinjau di sana?
TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) kedatangan tamu istimewa di penghujung tahun 2025.
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung progres pembangunan kota masa depan tersebut pada Selasa (30/12/2025).
Udara Kalimantan menyambut kedatangan Wapres yang tiba menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara di Bandara Internasional Nusantara.
Tak sendirian, Gibran tampak didampingi sang istri, Selvi Ananda.
Kehadiran pasangan ini disambut hangat oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, beserta istri di apron bandara yang kini menjadi gerbang utama menuju ibu kota baru.
Alih-alih hanya melakukan kunjungan singkat “datang dan pergi”, Gibran memilih untuk lebih dekat dengan atmosfer Nusantara.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, mengonfirmasi bahwa Wapres dijadwalkan akan menginap di IKN Nusantara.
“Iya benar, beliau akan bermalam di IKN,” ungkap Alimuddin singkat melalui pesan tertulis.
Langkah kaki Wapres langsung tertuju pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Di sana, ia melihat dari dekat bagaimana fasilitas utama pemerintahan terus dikebut.

Peninjauan ini bukan sekadar mengecek fisik bangunan, melainkan upaya evaluasi faktual untuk memastikan denyut pembangunan berjalan sesuai ritme yang direncanakan.
Fokus perhatian tidak hanya pada gedung-gedung megah. Infrastruktur dasar seperti jalan di kawasan 1B dan 1C juga menjadi catatan penting.
Melampaui Target Progres
Sebelumnya, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono telah memastikan bahwa pengerjaan jalan sepanjang 12,2 km di kawasan tersebut melampaui target progres, dari 6 persen menjadi 10 persen.
Bagi Gibran, turun langsung ke lapangan adalah cara terbaik menyerap laporan teknis sekaligus merasakan kesiapan IKN sebagai pusat gravitasi baru pemerintahan Indonesia.
Kunjungan di pengujung Desember ini seolah menjadi simbol optimisme bahwa di tahun 2026 nanti, Nusantara akan semakin siap menyongsong perannya sebagai wajah baru bangsa.
(*)








