Titiknol IKN

Pembangunan IKN 2026 Dipastikan Gunakan APBN Rp6 Triliun, Basuki Tekankan Transparansi

111
×

Pembangunan IKN 2026 Dipastikan Gunakan APBN Rp6 Triliun, Basuki Tekankan Transparansi

Sebarkan artikel ini
Panorama lanskap IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

TITIKNOL.ID — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono memastikan pembangunan IKN pada tahun 2026 menggunakan anggaran sebesar Rp6 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

‎Kepastian tersebut seiring telah diterbitkannya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pemerintah pusat untuk sejumlah proyek strategis yang akan dilaksanakan di kawasan IKN.

‎“Dengan besarnya anggaran yang telah dialokasikan untuk berbagai proyek strategis di IKN ini, maka dalam pengelolaannya harus dibarengi dengan tanggung jawab tinggi dan dilakukan secara transparan,” ujar Basuki di Nusantara, Jumat.

‎Ia menegaskan, transparansi penggunaan anggaran merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam membelanjakan uang negara secara optimal agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik dan berkelanjutan.

‎Sejalan dengan diterbitkannya DIPA tersebut, Basuki melantik dan menetapkan para pejabat perbendaharaan pada satuan kerja Otorita IKN. Pelantikan tersebut digelar pada Rabu (31/12/2025).

‎Pejabat yang dilantik meliputi kuasa pengguna anggaran/barang, pejabat pembuat komitmen, pejabat penandatangan surat perintah membayar, serta bendahara pengeluaran.

‎Dalam kesempatan itu, seluruh pejabat perbendaharaan yang dilantik juga menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola keuangan negara yang akuntabel dan transparan.

‎Untuk Tahun Anggaran 2026, Otorita IKN menetapkan enam kepala satuan kerja, 24 pejabat pembuat komitmen, lima pejabat penandatangan surat perintah membayar, serta tiga bendahara pengeluaran.

‎Basuki mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar benar-benar memaknai amanah tersebut, menghindari konflik kepentingan dalam setiap pengambilan keputusan, serta memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai spesifikasi kontrak.

‎Ia menambahkan, dengan telah terbitnya DIPA dan lengkapnya perangkat pengelola anggaran, Otorita IKN optimistis pelaksanaan pembangunan Ibu Kota Nusantara pada 2026 dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta bangsa Indonesia. (*)