TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat lonjakan signifikan kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi unggulan sepanjang Desember 2025.
Jumlah kunjungan di beberapa titik wisata bahkan mencapai puluhan ribu orang.
Kepala Bidang Pariwisata dan Pemasaran Disbudpar PPU, Julizhar Rahman, mengatakan data kunjungan tersebut dihimpun dari berbagai objek wisata, mulai dari taman hingga kawasan pantai.
“Pengunjung Taman Rozeline tercatat 3.675 orang. Rumah Adat Kuta Rekan Tatau sebanyak 80 wisatawan.
Pantai Istana Amal 2.500 orang, Pantai Nipah-nipah 17.000, Alun-alun Penajam 7.897 pengunjung, dan Pantai Tanjung Jumlai mencapai 24.500 orang,” kata Julizhar, Senin (5/1/2026).
Ia menyebutkan, secara akumulatif jumlah kunjungan wisatawan ke PPU sepanjang 2025 mengalami peningkatan hingga 120 persen dibandingkan total kunjungan pada 2024.
Angka tersebut pum belum termasuk kunjungan pada momen pergantian tahun.
“Kunjungan wisata awal tahun masih belum direkap, yang jelas banjir pengunjung,” ujarnya.
Meski angka kunjungan besar, sangat disayangkan belum adanya pungutan retribusi di sejumlah lokasi wisata umum, khususnya kawasan Pantai Tanjung Jumlai.
Menurut Julizhar, hal itu disebabkan belum adanya regulasi serta status aset yang belum menjadi milik pemerintah daerah.
“Belum dipungut retribusi karena belum ada aturan. Selain itu, kawasan itu kan masih belum berstatus aset pemerintah daerah,” jelasnya.
Meski demikian, ia menilai upaya pemerintah daerah dalam memperbaiki fasilitas wisata tetap wajar sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan sektor pariwisata.
Ke depan, Disbudpar PPU masih mematangkan konsep pemungutan retribusi yang rencananya akan dikelola oleh pihak ketiga.
“Mudah-mudahan nanti bisa diterapkan melalui sistem karcis yang dikelola pihak ketiga,” pungkasnya.
(TN01)












