PenajamTitiknolKaltim

Realisasi PAD PPU 2025 Capai 166 Miliar, Pajak Masih Jadi Tulang Punggung

55
×

Realisasi PAD PPU 2025 Capai 166 Miliar, Pajak Masih Jadi Tulang Punggung

Sebarkan artikel ini
PAD PPU - Kepala Bapenda PPU Hadi Saputro menyebut PAD bersumber dari pajak dan retribusi daerah, Selasa (13/1/2026)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 mencapai Rp166 miliar dari target Rp211 miliar. Capaian tersebut setara 78 persen.

Kepala Bapenda PPU, Hadi Saputro, menyebut PAD bersumber dari pajak dan retribusi daerah. Pajak yang dikelola antara lain Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak kendaraan bermotor.

Pajak makan dan minum, tenaga listrik, perhotelan, mineral bukan logam dan batuan (MBLB), air bawah tanah, parkir, walet, reklame, hingga jasa kesenian dan hiburan.

Sementara dari sisi retribusi, pendapatan berasal dari retribusi kepelabuhan, perizinan, serta sejumlah layanan lainnya.

“Dari target Rp211 miliar, realisasi PAD mencapai Rp166 miliar atau 78,persen,” ujar Hadi, Selasa (13/1/2025).

Dari total PAD tersebut, pajak daerah menyumbang Rp79 miliar atau sekitar 42 persen. Angka itu menegaskan peran pajak sebagai tulang punggung pendapatan daerah PPU.

Sementara tahun 2026, Hadi menyebut penetapan target PAD tidak dipatok terlalu tinggi.

Salah satu pertimbangannya adalah menurunnya dana transfer ke daerah yang berdampak langsung pada menyusutnya APBD.

“Karena itu kita lakukan koreksi. Namun upaya penggalian potensi pajak tetap dimaksimalkan,” katanya.

Menurut dia, target PAD disusun dengan mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, hingga kemampuan pembangunan daerah.

“Ketika dana transfer minim, pembangunan juga terbatas. Tapi kita berharap sektor lain tetap bisa mendorong perputaran ekonomi di PPU,” tutup Hadi.

(TN01)