Penajam

Diduga Korban Pemerasan di Medsos, Penumpang Feri di Penajam Nekat Terjun ke Laut

102
×

Diduga Korban Pemerasan di Medsos, Penumpang Feri di Penajam Nekat Terjun ke Laut

Sebarkan artikel ini

Seorang perempuan nekat terjun dari kapal feri di Pelabuhan Penajam, Penajam Paser Utara

TITIKNOL.ID,PENAJAM — Aksi nekat seorang penumpang perempuan menggegerkan Dermaga Pelabuhan Feri Penajam pada Minggu (18/1/2026) siang.

Korban diduga mencoba mengakhiri hidup dengan melompat dari atas KMP Goropa akibat tekanan psikologis berat setelah menjadi korban pemerasan di media sosial.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula sekira pukul 13.30 WITA saat KMP Goropa yang bertolak dari Balikpapan tengah bersiap sandar di Pelabuhan Penajam.

Di tengah proses penurunan penumpang, korban tiba-tiba berlari menuju pintu darurat dan melompat ke laut.

Aksi spontan tersebut memicu kepanikan di area dermaga. Beruntung, sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) yang melihat kejadian itu bereaksi cepat dengan terjun ke laut untuk mengevakuasi korban.

“Korban berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke Klinik Pelabuhan ASDP Penajam untuk mendapatkan penanganan medis darurat,” ujar Kapolsek Penajam, AKP Saifuddin, S.H.

Motif: Tekanan Kejahatan Digital

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa korban sedang mengalami guncangan psikis yang hebat.

“Korban mengaku menerima ancaman dan pemerasan melalui media sosial. Rasa takut dan malu yang mendalam memicu korban melakukan langkah nekat tersebut,” jelas AKP Saifuddin mewakili Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara.

NEKAT – Seorang penumpang perempuan menggegerkan Dermaga Pelabuhan Feri Penajam pada Minggu (18/1/2026) siang. Korban diduga mencoba mengakhiri hidup dengan melompat dari atas KMP Goropa akibat tekanan psikologis berat setelah menjadi korban pemerasan di media sosial. (POLRES PPU)

Saat ini, korban telah berada di Mapolsek Penajam dalam kondisi fisik yang sehat. Polisi masih melakukan pendampingan untuk menjaga stabilitas mental korban sembari menunggu pihak keluarga menjemput.

Selain itu, kepolisian juga mulai mendalami dugaan tindak pidana pengancaman dan pemerasan digital yang menimpa korban.

Baca Juga:   Prediksi Susunan Pemain Madura United Vs Borneo FC, Championship Series Liga 1

Imbauan Kamtibmas

Kasus ini menjadi alarm keras mengenai dampak nyata kejahatan siber terhadap kesehatan mental. Polres Penajam Paser Utara mengimbau masyarakat untuk:

Waspada di Media Sosial: Jangan mudah memberikan data pribadi atau konten sensitif kepada pihak lain.

Berani Melapor: Jika mengalami ancaman atau pemerasan, segera lapor ke pihak berwajib dan jangan memendam masalah sendiri.

Gunakan Call Center 110: Polri menyediakan layanan darurat cepat untuk perlindungan masyarakat.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus pemerasan ini guna menjamin keamanan dan kenyamanan warga di wilayah hukum PPU. (*)