TITIKNOL.ID, SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan kunci keberhasilan pembangunan daerah dan nasional terletak pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Harum selaku Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) saat memberikan pesan khusus pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 di Grand Lotus Ballroom Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, Ahad (18/1/2026).
“Provinsi siap menjadi jembatan strategis antara kabupaten/kota dengan pemerintah pusat. Bukan untuk menghambat, tetapi untuk menguatkan dan mempercepat akselerasi pembangunan di daerah,” tegas Harum.
Menurutnya, Indonesia akan maju pesat dan pembangunan dapat merata apabila kabupaten kuat, provinsi stabil, serta didukung oleh pemerintah pusat yang visioner.
Gubernur Harum menekankan bahwa daerah akan berkembang ketika diberi ruang dan kepercayaan.
Bahkan, daerah diyakini mampu bersaing di tingkat global jika didukung kebijakan yang tepat.
“Pesan pentingnya, percayakan daerah. Pemerintah pusat harus percaya kepada daerah. Kalau daerah diberi kepercayaan, yakinlah Indonesia akan melesat,” ujarnya.
Ia juga berharap APKASI mampu menjadi corong aspirasi seluruh kepala daerah, khususnya para bupati di Indonesia.
Menurutnya, ketika kabupaten kuat, kebijakan nasional akan lebih mudah diwujudkan secara nyata di lapangan.
“APKASI bukan hanya wadah menyerap aspirasi, tetapi denyut jantung pemerintahan dan pelayanan publik di seluruh Indonesia,” ungkap orang nomor satu di Benua Etam tersebut.
Dalam kesempatan itu, Harum menegaskan bahwa setiap persoalan sejatinya merupakan peluang.
Ia mengingatkan kepala daerah agar tidak bergantung sepenuhnya pada dana transfer pusat, terlebih di tengah tekanan fiskal daerah akibat kondisi keuangan negara.
“Problem is opportunity. Jangan tergantung pada dana transfer pusat. Daerah harus mampu menggali potensi PAD, membangun ekonomi hijau dan ekonomi biru,” tegasnya.
Pada Rakernas tersebut juga dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan dhuafa oleh Ketua Umum APPSI Rudy Mas’ud, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, serta Ketua APKASI Bursah Zarnubi, sekaligus peluncuran buku 25 Praktik Terbaik Pemerintah Kabupaten.
Rakernas APKASI XVII berlangsung selama tiga hari, 18–20 Januari 2026, mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”, dan dihadiri jajaran pengurus APKASI, seluruh bupati se-Indonesia, pejabat kementerian/lembaga, Ketua APDESI, serta Sekjen APEKSI. (*/)












