Nasional

Airlangga Ungkap Arahan Prabowo Benahi Pasar Saham, Free Float hingga Dana Pensiun Dinaikkan

105
×

Airlangga Ungkap Arahan Prabowo Benahi Pasar Saham, Free Float hingga Dana Pensiun Dinaikkan

Sebarkan artikel ini
Menko Airlangga Ajak Komunitas Bisnis Berinvestasi dalam Infrastruktur Berkelanjutan. (Dok. ekon.go.id)

TITIKNOL.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan sejumlah arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki kondisi pasar saham nasional yang sempat mengalami tekanan tajam dalam beberapa waktu terakhir.

‎Sebagaimana diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami penurunan signifikan sebelum kembali bertengger di kisaran 7.000.

Pada perdagangan Jumat (30/1/2026), IHSG bangkit dan dibuka menguat di level 8.319,15.

‎Airlangga menyampaikan bahwa arahan Presiden berfokus pada transformasi struktural Bursa Efek Indonesia (BEI) guna memperkuat fundamental pasar modal nasional.

‎Beberapa langkah strategis tersebut antara lain percepatan proses demutualisasi BEI, peningkatan ketentuan free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen, serta peningkatan limit investasi dana pensiun dan asuransi di pasar modal dari 8 persen menjadi 20 persen.

‎“Itu yang saya sampaikan merupakan arahan langsung dari Pak Presiden,” ujar Airlangga dalam konferensi pers usai rapat koordinasi di Kantor BPI Danantara, Jakarta, Jumat.

‎Terkait pengunduran diri Direktur Utama BEI Iman Rachman, Airlangga menyebut pemerintah mengapresiasi langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga tata kelola.

‎“Langkah itu diapresiasi. Pemerintah akan terus memonitor kepengurusan ke depan dengan tetap menjaga good governance dan roadmap sesuai Undang-Undang PPSK,” ucapnya.

‎Pada perdagangan pagi ini, IHSG semakin menguat. Setelah 15 menit perdagangan, indeks naik 170,57 poin atau 2,07 persen ke level 8.402,77.

‎Sebanyak 555 saham menguat, 112 saham melemah, dan 291 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp4,98 triliun, dengan volume 6,49 miliar saham dalam 465.800 transaksi, sementara kapitalisasi pasar meningkat menjadi Rp15.205 triliun.

‎Sebelumnya, IHSG sempat ditutup melemah pada perdagangan Kamis (29/1/2026). Namun, koreksi berhasil dipangkas dari sempat menyentuh minus 10 persen menjadi sekitar minus 1 persen.

‎Perbaikan sentimen pasar turut dipicu pernyataan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama Self Regulatory Organizations yang memastikan penyesuaian metodologi free float agar memenuhi standar penilaian indeks global, termasuk MSCI, melalui pemutakhiran data kepemilikan saham oleh BEI dan KSEI. (*)

Baca Juga:   Kaesang Pangarep ke KPK, Putra Bungsu Presiden Jokowi Beri Klarifikasi