SamarindaTitiknolKaltim

10 Nama Remaja jadi Motor Penggerak Anti-narkoba di Samarinda

71
×

10 Nama Remaja jadi Motor Penggerak Anti-narkoba di Samarinda

Sebarkan artikel ini
KEJAHATAN NARKOBA TINGGI - Ilustrasi penangkapan kasus narkoba. Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmi, memberikan peringatan keras mengenai ancaman serius peredaran narkoba yang kini menjadikan Indonesia, termasuk Kutai TImur di Kalimantan Timur sebagai salah satu target utama.

Bukan remaja biasa! Sebanyak 10 anak muda terpilih resmi menyandang gelar agen perubahan JARWASNABA 2026. Siapkah mereka menjadi benteng utama pelindung generasi Samarinda dari jerat narkoba?

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Genderang perang terhadap penyalahgunaan narkoba di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur kembali ditabuh, kali ini melalui tangan kreatif para remaja.

Tim Penggerak (TP) PKK Kota Samarinda resmi melantik pengurus Remaja Waspada Narkoba (JARWASNABA) periode 2026–2028 di Aula Gedung PKK, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (12/2/2026) pagi.

Pelantikan ini menandai babak baru bagi generasi muda Samarinda untuk menjadi benteng pertahanan pertama di lingkungannya masing-masing.

Wakil Ketua I TP PKK Kota Samarinda, Ny. E.L Nova Saefuddin Zuhri, yang hadir mewakili Ketua TP PKK Kota Samarinda, menegaskan bahwa para remaja yang terpilih adalah pribadi pilihan.

Setelah melalui pembekalan intensif pada 9–10 Februari lalu, mereka kini menyandang status sebagai agen perubahan (agent of change).

“Hari ini bukan sekadar seremoni pelantikan, tetapi awal dari sebuah tanggung jawab besar. Kalian adalah remaja pilihan yang siap menjadi inspirasi bagi kawan sebaya,” ujar Ny. Nova dalam sambutannya.

Beliau juga menyampaikan pesan khusus dari Ketua TP PKK Kota Samarinda, Ny. Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun, yang menekankan pentingnya peran keluarga dan remaja dalam membangun kota yang kuat dan bebas dari ancaman narkotika.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Nova juga menginstruksikan kepada seluruh Ketua PKK tingkat kecamatan hingga kelurahan untuk segera membentuk kepengurusan JARWASNABA di wilayah masing-masing dengan minimal tujuh anggota.

Hal ini dilakukan agar gerakan anti-narkoba tidak hanya terpusat di kota, tetapi meresap hingga ke akar rumput.

Nantinya, kader-kader terbaik dari tingkat kecamatan akan diseleksi untuk menjadi pionir di tingkat kota, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi ajang lomba JARWASNABA di level provinsi.

Baca Juga:   Hasil Play-off Olimpiade 2024: Shin Tae-yong Kartu Merah, Timnas U-23 Indonesia Tumbang Lawan Guinea

Daftar Remaja Pelopor JARWASNABA 2026-2028

Berikut adalah 10 nama remaja yang resmi dilantik dan akan menjadi motor penggerak anti-narkoba di Kota Samarinda:

  • Arida Zaitun Nur (Samarinda Ilir)
  • Radendra Putra Pratama (Samarinda Seberang)
  • Raimana Azizah Alya (Samarinda Kota)
  • Zaka Salsabila Ramana (Sungai Kunjang)
  • Azril Yuristi Putra (Sungai Pinang)
  • Muhammad Ilham Pratama (Samarinda Utara)
  • Aisyah Akila (Palaran)
  • Jonathan Kevin Saputra (Samarinda Seberang)
  • Keifa Amira Ramadani (Sambutan)
  • Madania Kharisma Effendis (Samarinda Ilir)

“Jadilah contoh di sekolah, lingkungan pertemanan, hingga media sosial. Berani katakan ‘tidak’ pada narkoba dan ‘iya’ pada prestasi,” pesan Ny. Nova menutup sambutannya.

Melalui langkah konkret ini, diharapkan Kota Samarinda dapat menjelma menjadi kota yang ramah remaja, sehat, dan berdaya saing tinggi tanpa bayang-bayang penyalahgunaan narkoba.

(*)