PenajamTitiknolKaltim

Deretan Harga Komoditas Pangan di Pasar Petung PPU, Bawang Stabil, Ayam dan Telur Merangkak Naik

40
×

Deretan Harga Komoditas Pangan di Pasar Petung PPU, Bawang Stabil, Ayam dan Telur Merangkak Naik

Sebarkan artikel ini
HARGA - Pedagang Pasar Petung Hadi mengatakan harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Petung PPU stabil, Kamis (19/2/2026)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Memasuki awal Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (19/2/2026) terpantau relatif stabil.

Bawang merah dan bawang putih belum menunjukkan lonjakan berarti.

Pedagang Pasar Petung, Hadi, mengatakan bawang dijual Rp45 ribu per kilogram. Harga tersebut masih sama seperti sebelum Ramadan.

“Masih normal. Belum ada kenaikan,” ujarnya.

Untuk cabai rawit, harga saat ini berada di angka Rp80 ribu per kilogram. Meski terbilang tinggi, angka itu justru lebih rendah dibanding sebelumnya yang sempat menembus Rp100 ribu per kilogram.

“Kalau momen langka memang bisa tinggi sekali. Sekarang ini masih standar,” kata Hadi.

Menurutnya, harga Rp80 ribu masih wajar karena di tingkat petani sudah Rp70 ribu per kilogram. Kenaikan biasanya terjadi jika pasokan harus didatangkan dari luar daerah seperti Banjarmasin.

Sementara tomat juga terpantau stabil. Di tingkat petani dijual Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram, sedangkan di pasar eceran mencapai Rp15 ribu per kilogram.

“Harga naik biasanya karena barang langka. Kalau produksi petani aman, harga ikut stabil” jelasnya.

Berbeda dengan bawang dan tomat, harga daging ayam mulai bergerak naik. Pedagang ayam, Tamim, menyebut stok dari kandang sedang terbatas.

Saat ini ia menjual ayam potong Rp43 ribu per kilogram. Namun besok dipastikan naik menjadi Rp44 ribu. Bahkan, ia memprediksi harga bisa terus merangkak hingga mendekati Lebaran.

“Sebelum puasa sudah naik. Ramadan permintaan tinggi, stok sedikit. Bisa saja tembus Rp48 ribu per kilo,” kata Tamim.

Hal serupa terjadi pada telur ayam ras. Pedagang telur, Mumu, mengatakan stok lama masih dijual Rp60 ribu per rak untuk ukuran sedang. Namun stok baru dipastikan naik menjadi Rp65 ribu per rak.

Baca Juga:   Selain Bantuan OIKN, Pemda PPU Tambah Anggaran SR Air Bersih

“Biasanya Ramadhan permintaan tinggi, terutama untuk bikin kue,” ucap dia.

Di kiosnya, telur ayam ras kecil dijual Rp57 ribu per rak, ukuran sedang Rp60 ribu, dan ukuran besar Rp65 ribu. Dalam waktu dekat, masing-masing diperkirakan naik sekitar Rp5 ribu.

“Yang kecil bisa jadi Rp60 ribu, sedang Rp65 ribu, besar Rp70 ribu,” jelas Mumu.

Untuk telur bebek, peminatnya tidak terlalu banyak dan dijual Rp3 ribu per butir. Sementara telur puyuh dipatok Rp65 ribu per rak.

Adapun kebutuhan pokok lain seperti minyak goreng dan beras masih aman. Harga minyak goreng mulai Rp20 ribu per liter untuk merek Minyak Kita, sedangkan Bimoli Rp23 ribu per liter. Beras dijual sesuai kualitas, berkisar Rp16 ribu hingga Rp19 ribu per kilogram.

(TN01)