TITIKNOL.ID – Borneo FC turun ke posisi ketiga klasemen Super League 2025-2026 usai takluk 1-2 dari Dewa United.
Meski demikian, pelatih Fabio Lefundes menegaskan timnya belum menyerah dalam perburuan gelar musim ini.
Kekalahan tersebut terjadi saat Pesut Etam bertandang ke Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (20/2).
Hasil itu menjadi pukulan dalam persaingan papan atas yang semakin ketat.
Saat ini, Borneo FC mengoleksi 46 poin dari 22 pertandingan. Posisi mereka digeser Persija Jakarta yang mengumpulkan 47 poin.
Sementara itu, Persib Bandung masih memimpin klasemen sementara dengan 50 poin.
Selisih angka tersebut membuat jarak Borneo dengan puncak klasemen semakin melebar.
Meski situasi tak ideal, Lefundes menilai timnya tetap berada di jalur yang benar.
Ia menegaskan sejak awal target utama adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin hingga akhir musim.
“Target kami sejak awal adalah meraih poin sebanyak mungkin. Sekarang kami sudah memainkan 22 pertandingan dan baru tergeser ke posisi ketiga,” kata Lefundes, dikutip dari laman I.League, Selasa (24/2/2026).
Menurut pelatih asal Brasil itu, persaingan gelar tidak berjalan satu arah.
Ia menekankan bahwa tim-tim pesaing juga harus mewaspadai kekuatan Borneo FC.
“Bukan hanya kami yang menghadapi mereka, tapi mereka juga harus menghadapi kami. Kami akan berjuang sampai akhir kompetisi untuk mencapai target yang sudah kami tetapkan,” ujarnya.
Laga terdekat menjadi momentum penting untuk bangkit.
Borneo FC dijadwalkan menjamu Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis (26/2).
Pertandingan tersebut dinilai krusial dalam menjaga asa di papan atas. Kemenangan akan membuka kembali peluang menekan Persija dan Persib dalam perebutan gelar.
Dengan 46 poin dan kompetisi yang masih menyisakan banyak laga, Borneo FC wajib meraih tiga poin di kandang.
Dukungan publik Samarinda diharapkan menjadi energi tambahan bagi Pesut Etam untuk terus bertarung hingga pekan terakhir musim ini. (*)











