Olahraga

Libur Panjang Dongkrak Mental Pesut Etam, Borneo FC Siap Gasak Dewa United di Pekan ke-22

15
×

Libur Panjang Dongkrak Mental Pesut Etam, Borneo FC Siap Gasak Dewa United di Pekan ke-22

Sebarkan artikel ini
PERSEBAYA VS BORNEO - Skuad Borneo FC Samarinda latihan keras untuk hadapai lanjutanSuper League, meladeni klub ternama Persebaya Surabaya. Borneo FC Samarinda saat ini sedang memanfaatkan jeda kompetisi untuk melakukan evaluasi total. Hal ini wajib dilakukan setelah rekor impresif sebelas kemenangan beruntun mereka terhenti tiba-tiba. (Facebook Borneo FC Samarinda)

TITIKNOL.ID – Menjelang laga pekan ke-22 Liga 1, Borneo FC Samarinda menunjukkan kesiapan mental dan fisik yang optimal.

Manajemen Pesut Etam memberikan waktu rehat cukup panjang bagi pemain usai pertandingan terakhir guna memulihkan kondisi sekaligus memperkuat motivasi.

‎Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, mengatakan libur tersebut dimanfaatkan pemain untuk berkumpul bersama keluarga sebelum kembali fokus menghadapi laga tandang melawan Dewa United FC pada Minggu (22/2/2026).

‎“Setelah libur, pemain bisa meluangkan waktu bersama keluarga. Kami harap ini membawa semangat baru,” ujar Dandri, Senin (16/2).

‎Terkait pemindahan venue pertandingan dari Banten International Stadium ke Indomilk Arena, Dandri menegaskan timnya tidak merasa terganggu.

Ia memastikan skuad asuhan Fabio Lefundes siap bertanding di mana pun demi mengamankan poin penuh.

‎“Tak ada masalah, mau dipindah ke Papua sekali pun, kami tetap siap,” tegasnya optimistis.

‎Pelatih kepala Fabio Lefundes turut memuji profesionalisme anak asuhnya.

Meski sempat mendapat jeda latihan, transisi kembali ke intensitas penuh berjalan lancar dengan antusiasme tinggi.

‎“Setelah partai terakhir kami ada libur, lalu lanjut empat kali latihan, kemudian break lagi. Hari ini kondisi mereka sangat luar biasa,” jelas pelatih asal Brasil tersebut saat sesi latihan.

‎Di sisi lain, Borneo FC juga harus menyesuaikan jadwal menyusul pengunduran laga kontra Persib Bandung.

Duel yang semula digelar lebih awal digeser untuk memberi ruang bagi Maung Bandung yang tengah berlaga di kompetisi Asia.

‎Meski secara teknis tim tidak terganggu, Lefundes memberi catatan terhadap koordinasi jadwal kompetisi nasional.

Menurutnya, perubahan mendadak masih menjadi pekerjaan rumah bagi federasi dan operator liga.

‎“Perubahan seperti ini tidak selalu baik. Tapi kami sudah mencari solusinya dan fokus untuk pertandingan berikutnya. Kami harus siap menyesuaikan diri karena memang skedul di sini terkadang kurang terkoordinasi dengan baik,” pungkasnya. (*/)