Titiknol IKN

Mudik Lebaran 2026, Tol IKN Sepanjang 52,5 Km Dibuka Fungsional

57
×

Mudik Lebaran 2026, Tol IKN Sepanjang 52,5 Km Dibuka Fungsional

Sebarkan artikel ini
PT Hutama Karya (Persero) menuntaskan konstruksi Jalan Tol IKN Seksi 3A Karangjoang–KKT Kariangau sepanjang 9,275 km (Dok. Hutama Karya)

TITIKNOL.ID – Arus mudik Lebaran 2026 di Kalimantan Timur mendapat dukungan tambahan jalur baru. Ruas tol menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan difungsikan sementara untuk membantu kelancaran mobilitas masyarakat.

‎Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur, Yudi Hardiana memastikan jalur tersebut akan beroperasi secara fungsional mulai 13 hingga 29 Maret 2026.

‎“Panjang ruas yang masyarakat dapat manfaatkan mencapai 52,5 kilometer,” kata Yudi, Selasa (3/3/2026) sore.

‎Ia berharap pengoperasian sementara Tol IKN tersebut dapat membantu pemudik, khususnya masyarakat Balikpapan dan wilayah Kalimantan Timur lainnya. Selain untuk mudik, jalur ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan IKN.

‎“Semoga bisa membantu pemudik yang hendak menuju Kalimantan Selatan,” ujarnya.

‎Yudi menjelaskan skema pengoperasian tahun ini berbeda dari periode sebelumnya. Jika pada masa libur Natal akses hanya melalui Gerbang Tol Manggar, kali ini tersedia tambahan jalur baru.

‎Akses tambahan tersebut berada di Seksi 1B Tol IKN yang terhubung langsung dengan Ring Road Balikpapan, sehingga diharapkan mampu memperlancar distribusi kendaraan menuju kawasan ibu kota baru.

‎BBPJN menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama masa operasional fungsional tol tersebut. Pengguna jalan diwajibkan mematuhi berbagai ketentuan yang telah ditetapkan.

‎Salah satu aturan yang diberlakukan adalah batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam bagi kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

‎Selain itu, operasional tol hanya berlaku pada pukul 06.00 hingga 18.00 Wita. Kendaraan yang diizinkan melintas hanya golongan I, yakni kendaraan kecil non-bus dan non-truk.

‎“Tujuannya untuk keamanan dan keselamatan bersama,” jelas Yudi.

‎BBPJN juga terus berkoordinasi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara terkait kemungkinan pembukaan lebih awal pada 1 Syawal 1447 Hijriah untuk mendukung pelaksanaan Salat Idulfitri di kawasan IKN, termasuk di Masjid Negara yang berada di pusat pemerintahan baru tersebut. (*/)