PenajamTitiknolKaltim

Rayakan HUT ke-24, Pemkab PPU Andalkan Kolaborasi di Tengah Keterbatasan

68
×

Rayakan HUT ke-24, Pemkab PPU Andalkan Kolaborasi di Tengah Keterbatasan

Sebarkan artikel ini
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra PPU, Nick Herlambang mengatakan pemkab PPU kolaborasi di tengah keterbatasan.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi ke-24 PPU.

Tahun ini, pemerintah daerah mengusung tema “Harmoni dalam Kolaborasi” sekaligus memperkenalkan logo resmi peringatan hari jadi tersebut.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra PPU, Nicko Herlambang, mengatakan logo yang digunakan merupakan karya dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD PPU.

“Desainnya dari internal, ASN yang bekerja di Sekretariat DPRD PPU. Bupati juga sudah menyetujui logo tersebut,” kata Nicko, Minggu (8/3/2026).

Menurut dia, tema Harmoni dalam Kolaborasi dipilih untuk menggambarkan arah pembangunan PPU yang menekankan keseimbangan berbagai sektor.

Mulai dari pembangunan daerah, pelestarian lingkungan, hingga menjaga kesinambungan antara kebutuhan saat ini dan masa depan.

Nicko menilai, di usia yang masih relatif muda, PPU masih terus memperkuat fondasi pembangunan daerah. Karena itu, keterlibatan banyak pihak menjadi faktor penting.

“PPU tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.

Nicko juga menyinggung soal keuangan daerah yang belum sepenuhnya stabil. Hal itu membuat pemerintah daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD untuk mendukung seluruh program pembangunan, sehingga kerja sama dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat terus didorong.

Atas kondisi yang dirasakan itulah, Pemkab PPU memutuskan menggelar rangkaian kegiatan secara sederhana.

Agenda utama hanya difokuskan pada upacara peringatan, rapat paripurna DPRD, serta pemberian penghargaan kepada pihak yang dinilai berkontribusi bagi daerah.

“Kami berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini. Untuk desa dan kelurahan diminta tetap memasang bendera dan umbul-umbul, artinya tetap harus ada semangat. Mudahan tahun depan bisa meriah lagi,” tutup Nicko.

(TN01)