BalikpapanTitiknolKaltim

Antrean Penukaran Uang di BSCC Dome Balikpapan Membludak tapi Tertib

90
×

Antrean Penukaran Uang di BSCC Dome Balikpapan Membludak tapi Tertib

Sebarkan artikel ini
UMP KALTIM 2026 - Ilustrasi mata uang rupiah. Uang pecahan Rp100 ribu. Dewan Pengupahan Provinsi Kaltim resmi menyepakati kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar kurang lebih 5 persen, atau setara dengan kenaikan nominal sekitar Rp180.000.(Titiknol.id) 

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Denyut ekonomi di Kota Balikpapan menunjukkan peningkatan signifikan memasuki hari ke-21 Ramadan 1447 Hijriah. 

Salah satu indikator utamanya adalah melonjaknya permintaan penukaran uang pecahan kecil (UPK) yang menjadi tradisi wajib masyarakat menjelang Lebaran yang diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026.

Antusiasme warga terlihat jelas dalam layanan terpadu yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Balikpapan melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Rabu (10/3/2026).

Ratusan warga terpantau memadati area BSCC Dome sejak pagi hari. Meski antrean mengular di beberapa titik, suasana tetap kondusif dan terorganisasi.

Kelancaran ini tak lepas dari penggunaan aplikasi PINTAR, di mana sebagian besar warga telah melakukan pendaftaran daring sebelum datang ke lokasi.

Lutfi, salah seorang warga yang mengantre, mengaku terkesan dengan kecepatan layanan petugas.

“Antreannya lumayan cepat. Tadi baru dipanggil nomor dua ribuan, sekarang sudah masuk 2.100-an. Sebentar lagi giliran saya,” ujarnya.

Bagi Lutfi, menukarkan uang baru sudah menjadi tradisi tahunan untuk dibagikan kepada sanak saudara saat momen silaturahmi Idulfitri.

Hal senada diungkapkan Hendra, warga lainnya yang merasa dimudahkan oleh sistem tahun ini.

“Tadi saya sempat terlewat karena ada urusan lain, tapi tetap dilayani dengan baik oleh petugas. Pelayanannya sangat mempermudah masyarakat,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat, BI Balikpapan menyiapkan uang kartal sebesar Rp2 triliun tahun ini. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 11% dibandingkan plafon program SERAMBI tahun lalu yang berada di angka Rp1,8 triliun.

Program SERAMBI 2026 sendiri berlangsung marathon mulai 13 Februari hingga 17 Maret 2026. Selain layanan terpadu di BSCC Dome (10–12 Maret), BI juga menggandeng jaringan perbankan di wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.

Baca Juga:   Kapten Timnas Belanda Van Dijk Kritik Lapangan Euro 2024 yang Buruk: Memalukan!

“Secara keseluruhan, terdapat 213 titik loket perbankan yang siap melayani masyarakat di wilayah kerja kami,” tulis pihak BI dalam laporannya.

Layanan Kas Keliling dan Imbauan Resmi

Tak hanya di pusat kota, BI juga jemput bola melalui layanan mobil kas keliling di lokasi strategis seperti masjid, bazar Ramadan, bandara, hingga pelabuhan melalui program Penukaran Peduli Mudik.

Data hingga 10 Maret 2026 mencatat sebanyak 21.959 warga telah memanfaatkan layanan ini dari total kuota 26.620 paket penukaran yang disediakan.

Bank Indonesia kembali mengimbau masyarakat untuk selalu menukarkan uang di gerai resmi guna menghindari risiko uang palsu.

Masyarakat disarankan memanfaatkan layanan perbankan, BPR, Pegadaian, atau mobil kas keliling resmi, serta melakukan pemesanan terlebih dahulu via aplikasi PINTAR agar proses penukaran lebih cepat dan nyaman. (*)