Nasional

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Indonesia: Hormati Semua Negara, Tak Campuri Urusan Dalam Negeri

42
×

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Indonesia: Hormati Semua Negara, Tak Campuri Urusan Dalam Negeri

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza, Palestina, dalam pidatonya pada Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang digelar di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). (YouTube United Nation)

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjalin hubungan baik dan memelihara persahabatan dengan seluruh negara di dunia.

‎Ia menekankan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain serta menghormati semua kekuatan global, baik negara besar maupun kecil.

‎“Bangsa Indonesia di bawah kepemimpinan pemerintah saya bertekad memelihara persahabatan dan hubungan baik dengan semua bangsa dan semua negara. Kita tidak mau campur tangan dalam urusan dalam negeri negara mana pun,” kata Prabowo saat menyampaikan taklimat dalam acara Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

‎Menurutnya, sikap tersebut sejalan dengan prinsip yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif.

‎Prabowo juga menilai prinsip tersebut selaras dengan ajaran para tokoh agama yang mengajarkan pentingnya menjaga perdamaian dan hubungan harmonis antarbangsa.

‎Namun demikian, ia menegaskan bahwa menjaga perdamaian tidak cukup hanya dengan doa dan harapan semata, tetapi juga membutuhkan usaha dan kerja keras.

‎“Menjaga perdamaian tidak hanya dengan berdoa dan berharap, tetapi juga dengan ikhtiar serta kerja keras untuk mencapai kesejahteraan dan keadilan,” ujarnya.

‎Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan pentingnya upaya bersama untuk menghapus kemiskinan, kelaparan, serta penderitaan masyarakat.

‎Ia menegaskan tidak boleh ada rakyat Indonesia yang terlantar, mengingat negara memiliki sumber daya yang cukup untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎Selain itu, Prabowo kembali menekankan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi dan penyelewengan dalam pemerintahan.

‎Menurutnya, korupsi merupakan tindakan yang dilarang oleh semua agama dan menjadi salah satu penghambat utama kemajuan sebuah negara. (*/)