BalikpapanTitiknolKaltim

Balikpapan Krisis Pegawai, Pemkot Ajukan 1.000 Formasi ASN untuk Tahun 2026

189
×

Balikpapan Krisis Pegawai, Pemkot Ajukan 1.000 Formasi ASN untuk Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Aparatur Sipil Negara Pemkot Balikpapan. (Gemini Ai)

Kabar penting buat pejuang ASN. Pemkot Balikpapan bakal ajukan 1.000 formasi untuk tahun 2026. Sektor Guru dan Tenaga Kesehatan jadi prioritas utama karena banyak yang pensiun. Cek infonya di sini

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan tengah bergerak cepat mengatasi kekosongan posisi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kian meningkat.

Menyusul tingginya angka pegawai yang memasuki masa pensiun, Pemkot melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyiapkan usulan sekitar 1.000 formasi ASN untuk tahun anggaran 2026.

Kondisi kekurangan tenaga kerja ini mulai berdampak pada efektivitas pelayanan publik di sektor-sektor strategis.

Purnomo, perwakilan BKPSDM Balikpapan, mengungkapkan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama dalam pengajuan ke Kementerian PAN-RB kali ini.

“Memang saat ini kita menghadapi kekurangan ASN karena banyak yang pensiun. Untuk itu, kami siapkan pengajuan sekitar 1.000 formasi untuk tahun 2026,” ujar Purnomo, Rabu (18/3/2026) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Di sektor pendidikan, banyak sekolah mulai kekurangan guru kelas maupun guru mata pelajaran.

Pemkot khawatir jika tidak segera diantisipasi, hal ini akan mengganggu kualitas proses belajar mengajar di Kota Beriman, julukan Balikpapan.

Begitu pula di sektor kesehatan, kebutuhan akan dokter, bidan, hingga tenaga teknis laboratorium dinilai sangat mendesak.

“Jangan sampai proses belajar mengajar terganggu,” ujarnya.

“Kami juga fokus pada tenaga kesehatan karena ini berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat,” tambahnya.

Analisis Kebutuhan Riil di Lapangan

Purnomo menjelaskan bahwa usulan 1.000 formasi tersebut tidak asal tunjuk, melainkan hasil analisis kebutuhan riil di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Data tersebut mempertimbangkan jumlah pensiun tahunan serta beban kerja yang ada saat ini.

Baca Juga:   Polda Kaltara Gelar Rakor Lintas Sektoral, Siapkan 1.577 Personel untuk Pengamanan Idul Fitri

Saat ini, pihak BKPSDM sedang mematangkan verifikasi data sebelum diserahkan secara resmi kepada pemerintah pusat.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal meskipun beban kerja meningkat.

“Dengan adanya tambahan ASN, kita harapkan kekosongan bisa terisi dan pelayanan tetap berjalan maksimal,” bebernya.

“Ini bagian dari upaya kita agar pelayanan publik di Balikpapan tetap prima,” pungkasnya.

(*)