SamarindaTitiknolKaltim

Investasi Masa Depan, Pemprov Kaltim Kucurkan Rp117,55 Miliar Beasiswa Gratispol Tahap Kedua

30
×

Investasi Masa Depan, Pemprov Kaltim Kucurkan Rp117,55 Miliar Beasiswa Gratispol Tahap Kedua

Sebarkan artikel ini
PROGRAM PEMPROV KALTIM - Ilustrasi Gubernur Rudy Mas'ud dan Wagub Kaltim, Seno Aji. Terungkap pemotongan anggaran daerah terbesar Pemprov Kaltim itu ada di Setda dan tentu saja Gratispol segera berjalan, Senin (24/2/2025). 

Kabar gembira buat mahasiswa Benua Etam. Beasiswa Gratispol Tahap II senilai Rp117,55 Miliar resmi cair. Ada 27 ribu lebih mahasiswa dari 51 kampus yang kebagian. Cek rinciannya di sini

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.

Melalui program unggulan Gratispol, Pemprov Kaltim kembali merealisasikan bantuan pendidikan tahap kedua dengan total anggaran mencapai Rp117,55 miliar.

Penyaluran ini merujuk pada SK Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K.20/2026 tertanggal 6 Maret 2026.

Adapun proses pencairan dana tersebut telah mulai berjalan sejak Selasa (17/3/2026) lalu.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran penyaluran tahap kedua ini.

Ia berharap bantuan ini dapat menjadi angin segar bagi mahasiswa dan meringankan beban ekonomi orang tua.

“Alhamdulillah, semoga bantuan pendidikan ini bermanfaat bagi para mahasiswa, sekaligus membantu meringankan beban para orang tua,” ujar Rudy Mas’ud belum lama ini.

Pada tahap kedua ini, program Gratispol menjangkau mahasiswa di 51 perguruan tinggi yang tersebar di Kalimantan Timur, yang terdiri dari:

  • 7 Perguruan Tinggi Negeri (PTN): Mencakup 15.299 mahasiswa.
  • 44 Perguruan Tinggi Swasta (PTS): Mencakup 12.249 mahasiswa.

Secara keseluruhan, terdapat 27.548 mahasiswa yang menjadi penerima manfaat pada tahap ini.

Meski kondisi APBD sedang mengalami tekanan akibat penyesuaian dana transfer pusat (TKD), duet kepemimpinan Rudy Mas’ud dan Seno Aji tetap mengunci sektor pendidikan sebagai prioritas utama.

Rudy menegaskan bahwa kendala biaya tidak boleh menjadi penghalang bagi anak daerah untuk meraih cita-cita.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kami ingin lebih banyak lagi anak-anak Kaltim yang bisa menikmati pendidikan tinggi tanpa kendala biaya. SDM yang berakhlak dan kompeten adalah kunci memutus rantai kemiskinan,” jelasnya.

Baca Juga:   Kasus Narkotika Dominasi Remisi Lapas Bontang di Hari Kemerdekaan Indonesia

Penyaluran tahap kedua ini melengkapi pencairan perdana pada akhir Februari lalu yang telah menyentuh 21.128 mahasiswa. 

Dengan demikian, akumulasi penerima manfaat program Gratispol saat ini telah mencapai 48.676 orang.

Namun, langkah Pemprov Kaltim tidak berhenti di sini. Tahun 2026 ini, pemerintah mematok target besar untuk menjangkau 158.981 mahasiswa dengan kesiapan anggaran fantastis mencapai Rp1,377 triliun.

Gubernur berharap skema bantuan ini dapat memacu semangat para mahasiswa Kaltim untuk terus meningkatkan kompetensi hingga jenjang S2 maupun S3, demi menyongsong tantangan global dan pembangunan daerah.

(*)