Penyebaran wisatawan di Kalimantan Timur pada libur Lebaran kali ini diprediksi akan merata di berbagai wilayah, dengan angka kunjungan yang mencapai puluhan ribu di setiap kabupaten dan kota
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Menyongsong momen libur Lebaran 2026, sejumlah destinasi wisata di Kalimantan Timur diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim telah memetakan puluhan titik strategis di 10 kabupaten/kota yang berpotensi menjadi pusat keramaian di “Benua Etam”.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kaltim, Restiawan Baihaq, mengungkapkan bahwa pemetaan ini disusun berdasarkan tren data kunjungan pada libur Lebaran tahun 2025 lalu.
“Kami mencoba memetakan destinasi di 10 kabupaten/kota yang berpotensi membeludak pada libur Lebaran tahun ini,” ujar Restiawan, Minggu (22/3/2026).
Satu hal yang mencuri perhatian adalah lonjakan luar biasa di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kawasan ini mencatat angka kunjungan fantastis mencapai lebih dari 65.000 orang, menjadikannya magnet wisata paling dominan sekaligus wajah baru pariwisata Kalimantan Timur.
Peta Sebaran Pengunjung
Berdasarkan data tahun sebelumnya, Kabupaten Kutai Kartanegara diprediksi menjadi magnet utama dengan total kunjungan menembus 105.796 orang.
Keramaian ini terkonsentrasi di kawasan pesisir Samboja, seperti Pantai Ambalat (18.944), Pantai Tanah Merah (18.210), dan Lake View Samboja (16.559), serta wisata sejarah di Museum Mulawarman.
Menyusul di posisi kedua, Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat 100.560 kunjungan, di mana Pantai Tanjung Jumlai menjadi primadona utama dengan lebih dari 70 ribu wisatawan.
Destinasi lain seperti Pantai Nipah-Nipah Bahari dan Pantai Istana Amal juga menjadi pilihan favorit warga lokal maupun pendatang.
Kota Balikpapan dan Samarinda tetap menjadi destinasi urban yang padat. Balikpapan diperkirakan menarik 72.898 pengunjung dengan Pantai Manggar Segara Sari sebagai titik tersibuk (37.948 kunjungan).
Sementara itu, Samarinda diprediksi mendatangkan 55.000 wisatawan yang mayoritas memadati wahana air Jungle Water World, Rumah Ulin Arya, serta Puncak Samarinda.
Bergeser ke wilayah utara dan pesisir lainnya, Kota Bontang diperkirakan dikunjungi 32.000 orang dengan daya tarik utama Pulau Beras Basah.
Kabupaten Kutai Timur menyusul dengan estimasi 28.000 kunjungan yang berpusat di Pantai Kenyamukan dan Teluk Lombok.
Sementara itu, Kabupaten Berau tetap menjadi destinasi impian dengan 25.000 wisatawan yang menyebar ke Pulau Derawan, Maratua, hingga keindahan Labuan Cermin.
Di wilayah selatan dan pedalaman, Kabupaten Paser diprediksi mencatat 22.000 kunjungan yang tersebar di Kemilau Laut Pondong dan keindahan awan di Gunung Embun.
Kabupaten Kutai Barat diperkirakan didatangi 18.000 wisatawan dengan Air Terjun Jantur Mapan sebagai lokasi paling populer.
Terakhir, Kabupaten Mahakam Ulu tetap menunjukkan pesonanya dengan estimasi 5.000 pengunjung yang tertarik mengeksplorasi kemegahan Batu Dinding dan Air Terjun Kohong.
Antusiasme Tetap Tinggi
Meskipun durasi libur Lebaran tahun ini tercatat lebih pendek, yakni 4 hari dibandingkan tahun lalu yang mencapai 7 hari, Restiawan optimis angka kunjungan tidak akan mengalami penurunan yang berarti.
“Ya, paling tidak (selisihnya) tidak jauh berbeda,” tambahnya.
Optimisme ini juga didorong oleh masuknya wisatawan mancanegara, khususnya dari negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.
Konektivitas udara yang semakin solid melalui Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan menjadi faktor kunci.
“Sekarang sudah ada layanan Royal Brunei Airlines. Kita berharap banyak wisatawan dari sana yang datang menikmati keindahan Benua Etam,” pungkasnya. (*)












