TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sekitar 0,25 hektare lahan semak belukar dan gambut tipis terbakar di RT 08 Kelurahan Sungai Parit, Minggu (26/4/2026) siang.
Laporan masuk pukul 12.09 WITA, dan tim gabungan langsung turun melakukan pemadaman secara manual dan penyemprotan.
Sekitar satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan, tepatnya pukul 13.16 WITA dan tidak ditemukan potensi titik api baru.
“Secara visual api sudah padam dan tidak ada potensi munculnya titik api baru di lokasi,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila.
Ia menyebut hingga kini belum ada laporan pembukaan lahan yang disertai permintaan pendampingan.
“Sejauh ini belum ada yang masuk laporan untuk dimintai pendampingan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, pembukaan lahan tanpa pengawasan berisiko memicu kebakaran, terlebih memasuki periode cuaca kering pada Mei.
BPBD PPU pun akan memasifkan larangan pembukaan lahan baru hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Jika terpaksa membuka lahan, warga diminta melibatkan pendampingan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Karhutla ini menambah catatan kejadian di PPU. Per 23 Maret lalu, BPBD mencatat empat kasus, tiga di Penajam dan satu di Sepaku.
Munculnya kasus di April menjadi sinyal peningkatan risiko kebakaran lebih awal.
(TN01)












