TITIKNOL.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara terus memperkuat upaya menjaga kawasan hutan sebagai fondasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Safitri, menegaskan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan kawasan hutan.
“Kolaborasi menjaga kawasan hutan terus diperkuat,” ujarnya saat ditemui di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu.
Ia menjelaskan, pelestarian hutan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan IKN sebagai kota hutan berkelanjutan yang ramah lingkungan.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penanaman 100 pohon di Taman Hutan Raya Bukit Soeharto Kilometer 65, Kalimantan Timur.
Jenis pohon yang ditanam meliputi gaharu, balangeran, nyatoh, meranti, hingga nyamplung yang dinilai mampu memperkuat ekosistem hutan.
Bibit tanaman tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Mulawarman dan Otorita IKN guna mendukung fungsi ekologis sekaligus potensi energi terbarukan.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari Satuan Tugas Penanggulangan Aktivitas Ilegal, Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, TNI, Polri, hingga aparat pemerintah di tingkat kecamatan dan desa.
Menurut Myrna, penanaman pohon menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kawasan hutan sekaligus mencegah aktivitas ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.
Sementara itu, Kepala Unit Penunjang Akademik Sumber Daya Hayati Hutan Tropis Lembap Universitas Mulawarman, Ibrahim, menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan hutan hujan tropis yang memiliki nilai ekologis tinggi.
Ia menyebut rehabilitasi kawasan hutan tidak cukup hanya dengan penanaman, tetapi juga memerlukan pengamanan dan pengelolaan berkelanjutan agar ekosistem tetap terjaga. (*/)
IKN Diperkuat Konsep Kota Hutan, Otorita Gencarkan Penanaman dan Pengawasan Kawasan










