TitiknolKaltara

Buka Musda III Gapensi, Wagub Kaltara: Harus Jadi Motor Pembangunan Infrastruktur dan Kawasan Industri Hijau

15
×

Buka Musda III Gapensi, Wagub Kaltara: Harus Jadi Motor Pembangunan Infrastruktur dan Kawasan Industri Hijau

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Ballroom Hotel Pangeran Khar, Rabu (22/7).

TITIKNOL.ID, TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kaltara Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya peran Gapensi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus mendorong kontraktor lokal menjadi pelaku utama pembangunan daerah.

‎Selanjutnya, Musda III yang berlangsung di Ballroom Hotel Pangeran Khar, Rabu (22/7/2026), menjadi forum strategis bagi pelaku usaha jasa konstruksi untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun program kerja, serta memperkuat kontribusi Gapensi dalam mendukung pembangunan Kaltara.

‎Dalam sambutannya, Ingkong Ala mengatakan Gapensi memiliki posisi penting sebagai wadah yang menyatukan pelaku usaha jasa konstruksi di lima kabupaten/kota.

“Gapensi menjadi wadah yang mempersatukan pelaku usaha jasa konstruksi di lima kabupaten/kota sekaligus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” kata Ingkong.

Organisasi tersebut juga dinilai telah menjadi mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

‎Menurutnya, Gapensi selama ini mampu menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kapasitas badan usaha, serta menciptakan iklim usaha jasa konstruksi yang sehat, profesional, dan kompetitif.

Karena itu, Musda diharapkan dimanfaatkan sebagai forum evaluasi dan penyusunan program kerja yang mampu menjawab perkembangan regulasi maupun tantangan sektor konstruksi.

“Saya berharap seluruh peserta Musda mengedepankan semangat kebersamaan, persatuan, dan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” ujarnya.

‎Ia juga mengajak seluruh peserta Musda mengedepankan semangat persatuan, kebersamaan, dan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok agar kepengurusan yang terbentuk mampu membawa organisasi semakin maju.

‎Ingkong menegaskan, Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:   Pelari Kaltara Sapu Bersih Turnamen Lari “Siaga Run 5K” di Kaltim

Salah satu proyek strategis yang membutuhkan dukungan kuat dari sektor jasa konstruksi adalah pengembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning–Mangkupadi.

‎Menurutnya, kawasan industri tersebut membutuhkan pembangunan berbagai infrastruktur penunjang, mulai dari jalan, jembatan, pelabuhan, jaringan utilitas, kawasan permukiman hingga fasilitas pelayanan publik.

Selain itu, pembangunan konektivitas menuju wilayah perbatasan, kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sentra pertanian, perikanan, serta pusat pertumbuhan ekonomi juga tetap menjadi prioritas pemerintah.

‎Di akhir sambutannya, Ingkong berharap Gapensi terus memperkuat perannya dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, tepat waktu, tepat mutu, dan berkelanjutan.

Ia juga mendorong organisasi tersebut meningkatkan pemberdayaan tenaga kerja lokal melalui pelatihan, sertifikasi, peningkatan kompetensi badan usaha, serta penguasaan teknologi konstruksi modern.

‎”Saya berharap putra-putri Kaltara tidak hanya menjadi penonton di tengah derasnya pembangunan, tetapi mampu menjadi pelaku utama yang memiliki daya saing dan memperoleh manfaat ekonomi dari setiap investasi yang masuk ke daerah ini,” pungkasnya. (advertorial/dkisp)