TITIKNOL.ID, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, menghadiri panen perdana ayam petelur milik Kelompok Tani Tunas Harapan di Desa Bumi Rahayu, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bukti awal keberhasilan program bantuan Pemerintah Provinsi Kaltara dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota kelompok peternak yang berhasil mengembangkan usaha hingga menghasilkan panen perdana telur.
”Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan panen perdana telur dari kandang yang dibangun melalui program Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggunakan APBD Tahun 2025,” ujar Zainal.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari semangat gotong royong, kerja keras, dan kemauan masyarakat untuk terus belajar dalam mengembangkan usaha peternakan rakyat.
Ia menegaskan, panen perdana ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah nyata menuju kemandirian pangan di Kalimantan Utara. Program bantuan pemerintah yang disalurkan kepada empat kelompok tani kini mulai memberikan manfaat bagi masyarakat.
Zainal mengungkapkan, produksi telur dari Kelompok Tani Tunas Harapan telah mulai memasok kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tanjung Selor.
Selain itu, harga telur yang dipasarkan juga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh sumber protein dengan harga yang lebih murah.
”Harapan kami, keberadaan kandang-kandang ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Kalimantan Utara,” katanya.
Meski demikian, Gubernur mengakui kebutuhan telur di Kaltara saat ini baru terpenuhi sekitar 30 persen, sehingga daerah masih bergantung pada pasokan dari luar.
Untuk itu, ia berharap pemerintah pusat melalui Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kaltara dapat memberikan dukungan tambahan berupa pembangunan kandang ayam petelur di lebih banyak lokasi.
Menurut Zainal, keberhasilan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Kaltara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, BRMP Kaltara, penyuluh pertanian, kelompok peternak, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pendampingan.
Pada 2025, Pemprov Kaltara menyalurkan bantuan 6.500 ekor ayam petelur kepada empat kelompok tani.
Kelompok Sumber Makmur di Desa Apung menerima 1.800 ekor ayam dan dua unit kandang, sedangkan Kelompok Tunas Harapan di Desa Bumi Rahayu memperoleh 1.900 ekor ayam beserta dua unit kandang.
Sementara itu, Kelompok Garuda Perbatasan di Desa Jelarai Selor dan Kelompok Lasindra Putra di Desa Sajau Hilir masing-masing menerima 1.400 ekor ayam petelur lengkap dengan dua unit kandang.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi telur lokal, mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak di Kalimantan Utara. (Advertorial/dkisp)












